Komnas HAM Hampir Rampungkan Laporan Penyelidikan Kematian 6 Laskar FPI

Mawardi Tombang
Selasa, 5 Januari 2021 20:16:50

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mulai menyusun laporan hasil penyelidikan mereka terkait kasus kematian enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI). Saat ini, penyelidikan mereka sudah nyaris rampung.

"Kami sudah di atas 80 persen. Saat ini melengkapi yang kurang sedikit. Sambil proses penulisan laporan," kata Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM untuk kasus ini Choirul Anam, Selasa, 5 Januari 2021.

Komnas HAM telah mulai bergerak sejak hari pertama kejadian terjadi pada 7 Desember 2020 lalu. Sejak saat itu, mereka telah memeriksa kesaksian mulai dari pihak FPI maupun dari kepolisian. Mereka pun telah menyelesaikan penyelidikan lapangan.

Pada akhir Desember lalu, Komnas merilis sejumlah temuan yang diduga alat bukti. Mulai dari selongsong hingga proyektil yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Meski begitu, belum ada kesimpulan yang mereka keluarkan.

Baca: Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa


Anam mengatakan hingga saat ini, Komnas HAM masih optimistis bahwa penyelidikan dapat sesuai target mereka, yakni pada pertengahan Januari ini. "Semakin cepat semakin baik. Ini kan sudah proses penulisan," ucap dia.

Pada awal tahun ini, Komnas juga masih tetap melanjutkan penyelidikan mereka. Diketahui mereka telah memanggil ahli balistik untuk menganalisis proyektil dan selongsong yang mereka temukan. Meski begitu, Anam mengatakan masih ada saksi ahli lain yang masih akan dipanggil Komnas untuk melengkapi analisa mereka.

Seperti diketahui, 6 laskar FPI meninggal ditembak polisi di KM50 ruas tol Jakarta-Cikampek pada Senin dini hari, 7 Desember 2020. Saat itu mereka tengah mengawal pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Baca: Mendagri Tito Larang Kepala Daerah Buka Lahan dengan Cara Membakar

Sumber: tempo.co



Terkait
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
Dana Transfer Daerah Berpeluang Ditambah, Pemerintah Si
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari B
Purbaya Buka Suara Terkait Pencairan JHT yang Dikenai P
Lainnya
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
Akibat Virus Corona, Arab Saudi Larang Keluar Masuk Ker
YS Laporkan Pacarnya DL ke Polisi karena tak Mau Bertan
Kerap Bikin Masalah, Hotel Canggih di Jepang Ini Pecat
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman,
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket