Lepas 44 PMI ke Korsel, BP2MI: Taati Aturan dan Jangan Jadi "PMI Kaburan"

Mawardi Tombang
Selasa, 10 Oktober 2023 23:13:31

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terus memberangkatkan pekerja migran ke Korea Selatan (Korsel) melalui skema G to G atau dari pemerintah ke pemerintah. Kali ini, 44 pekerja migran Indonesia (PMI) dilepas untuk bekerja oleh instansi pimpinan Benny Rhamdani itu.

Dalam acara pelepasan 44 PMI tersebut, Sekretaris Utama BP2MI Rinardi berpesan agar para PMI bekerja dengan tekun, serta mematuhi segala ketentuan yang ada.

"Adik-adik berjuang di sana. Tetapi yang saya ingin sampaikan, berjuang di sana bukan hanya adik-adik saja (yang berjuang)," ujar Rinardi di eL Hotel Royale Jakarta, Selasa (10/9/2023).

"Bekerja dengan sebaik-baiknya. Ikuti apa yang ada di dalam kontrak, patuhi seluruh instruksi dan perintah yang ada. Dan patuhi seluruh budaya dan aturan yang ada di negara tujuan," imbuhnya.

Baca: Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah

Menurut Rinardi, para PMI yang diberangkatkan merupakan kebutuhan bagi negara tujuan, demi menggerakkan roda perekonomian. Hal itu kata dia, karena saat ini banyak negara-negara di dunia bahkan Asia, kekurangan populasi anak-anak muda karena masyarakat kekinian mulai enggan menikah, atau jikalau menikah, mereka tak mau memiliki keturunan.

"Ini menjadi permasalahan di negara maju, yang mengandalkan tenaga-tenaga muda, untuk menggerakkan ekonominya. Kalau ekonomi bergerak, berarti di sana menghasilkan yang namanya pajak. Pajak ini buat siapa? Untuk membiayai negaranya, untuk membiayai termasuk para generasi yang lebih tua," papar dia.

Rinardi pun mengingatkan agar para PMI yang bekerja di sektor perikanan atau fishing, menaati aturan yang berlaku. Ia tak ingin mereka menjadi "PMI kaburan", atau pekerja migran yang belum selesai kontrak lalu menghilang, maupun pindah ke perusahaan lain.

"Kalau ini terjadi seluruh hak-haknya hilang, bahkan dia dianggap ilegal. Dia tidak lagi mendapatkan fasilitas seperti asuransi kesehatan, Ketenagakerjaan kalau terjadi sesuatu pemerintah Korea akan menolaknya (menolak klaimnya)," tuturnya.

Baca: Sosialisasi Empat Pilar dengan Perempuan Muhammadiyah, Hendry Munief Puji Kontribusi PW Aisyiyah

Adapun dari 44 orang yang diberangkatkan BP2MI, 21 PMI akan bekerja di sektor manufaktur. Sementara sisanya 23 pekerja migran, bakal bekerja di bagian perikanan atau fishing.

Untuk PMI yang bekerja di sektor manufaktur sendiri, Rinardi mengakui cukup jarang PMI kaburan. Walau demikian, ia berpesan supaya mereka tetap bekerja dengan sebaik-baiknya. "Agar nantinya kontraknya bisa diperpanjang oleh user," tandasnya.

Terkait
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Reuni Akbar IKA PPICA Bersama UAS Berhasil Kumpulkan Dana Ratusan Juta untuk Fasilitas Pondok
Reuni Akbar IKA PPICA Bersama UAS Berhasil Kumpulkan Dana Ratusan Juta untuk Fasilitas Pondok
Hamdani Kumpulkan RW Se-Kelurahan Wonorejo, Bahas Usula
Mobil Sport Mewah Bandar Narkoba Pekanbaru Disita Kejag
Rapat Kerja Banmus DPRD Hasilkan beberapa Pokok Pikiran
Olahraga
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya