Letkol TNI Tewas Ditembak Bawahan di Jatinegara, Motifnya Disebut Senggolan Motor

Amar
Rabu, 26 Desember 2018 13:03:12
Mobil Dinas TNI yang dipakai Letkol Dono, korban penembakan

Kanal Sumatera.com - Seorang perwira menengah TNI AD menjadi korban tewas penembakan oleh anggota TNI berpangkat Serda. Atas kejadian ini dijelaskan Danpuspom TNI Mayjen Rudi Yulianto, dipastikan pengemudi mobil dinas yang tewas itu adalah anggota Polisi Militer Angkatan Darat bernama Letkol Dono Kuspriyanto.

Informasi dari Kepala Pusat Penerangan Kodam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi, Letkol Dono adalah lulusan Akademi Militer tahun 1987. Sebelum meninggal dunia, Letkol Dono bertugas sebagai Kabag Lidpamfik Dirbinlidpamfik Puspomad.

Perwira menengah Angkatan Darat itu meninggal setelah empat peluru yang menembus mobil mengenai tubuhnya. Pantauan kumparan, tampak bagian depan dan belakang mobil berlubang akibat ditembak.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, penembakan terjadi pada 22.30 WIB. Berdasarkan kesaksian warga kepada polisi, ada empat kali suara letusan senjata penembak Letkol Dono yang menunggangi sepeda motor.

Penembak Letkol Dono, disebut Dedi, mengendarai Yamaha NMAX. Kendaraan itu ditinggalkan tidak jauh dari lokasi Letkol Dono dihabisi.

Baca: Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT

"Pelaku meninggalkan motor yang dikendarai bergerak menjauhi TKP," kata Dedi dalam keterangannya, Rabu (26/12).

Selain menemukan sepeda motor yang diduga dipakai pembunuh Letkol Dono, polisi juga menemukan proyektil peluru di sekitar lokasi kejadian. Bukti itu ditermukan saat polisi menggelar olah tempat kejadian perkara bersama Polisi Militer Angkatan Darat tidak lama setelah penembakan.

Saat ini jenazah Letkol Dono sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Polisi kini juga sedang mengejar penembak Perwira TNI itu.

Atas kejadian ini, penyelidikan singkat dilakukan dan Anggota TNI AU Serda (sebelumnya ditulis Serka) JR ditangkap tim gabungan dari POM AU, Pomdam Jaya, dan Polda Metro Jaya. Penangkapan dilakukan beberapa jam setelah anggota POM AD Letkol CPM Dono Kuspriyanto ditemukan tewas di mobil dinasnya. Dono diberondong empat peluru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang dikonfirmasi, Rabu (26/12) membenarkan soal penangkapan ini. Serda JR kini masih dalam pemeriksaan di POM AU.

Baca: Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal

JR ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah tempat masih di sekitar Jakarta jelang subuh tadi. JR tak melawan saat dibekuk. Pelacakan JR sendiri, setelah petugas menemukan motor yang ditinggal tak jauh dari mobil korban, dan juga selongsong peluru di lokasi.

Informasi yang diperoleh kumparan, penembakan pada Selasa (25/12) malam di jalan di kawasan Jatinegara, Jaktim, ini diduga dipicu senggolan kendaraan di jalan. Motor yang ditumpangi JR bersenggolan dengan mobil Letkol Dono yang berpelat TNI.

Entah bagaimana, rupanya senggolan itu membuat JR naik pitam dan gelap mata hingga melepaskan tembakan. Namun penyidik masih belum mempercayai sepenuhnya keterangan JR. Pemeriksaan mendalam masih dilakukan.kpc/kn

Terkait
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Lainnya
PMRJ Gelar Liga Domino dan Badminton untuk Warga Riau di Jabodetabek
PMRJ Gelar Liga Domino dan Badminton untuk Warga Riau di Jabodetabek
K Dibekuk Polisi Gegara Hamili Pacar yang Masih Bawah U
INILAH Susunan Pengurus P2TP2A Puti Gandoriah 2019-2024
Seorang Ibu di Bandung Berhasil Peluk Marquez, Setelah
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini