Menteri Muhadjir Akui Ada Masalah Data Covid-19, Tapi Kini Membaik

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Desember 2020 13:08:03

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengakui adanya masalah terkait data Covid-19 antara pusat dan daerah. Menurut Muhadjir, pengumpulan dan integrasi data memang memerlukan waktu.

"Mengajari daerah untuk mengumpulkan data dengan baik juga perlu waktu," ucap Muhadjir di kantor Tempo, Palmerah, Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020.

Muhadjir mengakui ada daerah yang belum tertib dalam mengumpulkan data. Selain itu, dia mendapati pula ada rumah sakit yang diminta tak menyetorkan data lantaran daerah khawatir dianggap tak berhasil menangani Covid-19.

Kendati begitu, Muhadjir mengatakan pengumpulan data saat ini sudah mulai membaik. "Sudah mulai terukur, juga update-nya realtime, saya bisa cek setiap saat," ujar Muhadjir.

Baca: Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Capai 20 Persen

Persoalan lainnya, lanjut Muhadjir, ialah banyak pejabat daerah yang tak berani turun ke lapangan. Akhirnya, kata dia, data hanya diperoleh dari meja ke meja.

Ia mengatakan penting bagi pejabat untuk turun mengecek langsung ke lapangan. Menurut dia, pejabat yang turun ke lapangan akan melihat realita yang ada untuk membantu membantu pengambilan keputusan.

"Kalau turun lapangan ada data yang bisa kita jadikan sampel untuk menggeneralisir, saya kira kita bisa membuat keputusan yang cermat," kata dia.

Lapor Covid-19 sebelumnya menemukan sekitar 135 kabupaten dan kota tidak konsisten dalam memperbarui data penanganan wabah. Angka tersebut mencapai 26 persen dari total 506 kabupaten/kota di Tanah Air.

Baca: BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa dan Sinergi Parlemen dan Eksekutif

Analis data Lapor Covid-19, Said Fariz Hibban mengatakan ratusan daerah itu tidak setiap hari menginformasikan kondisi penularan Covid-19 kepada publik. Ia menyatakan kekacauan data ini menyulitkan masyarakat karena warga sukar menakar risiko wabah yang terjadi di suatu daerah.

"Ketidakkonsistenan menyampaikan informasi justru bisa berisiko pada misinterpretasi wabah yang juga berdampak pada aktivitas publik sehari-hari," ucap Hibban dikutip dari koran Tempo edisi Kamis, 3 Desember 2020.

Baca: Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Dorong Regulasi Anti Monopoli

Sumber: tempo.co

Terkait
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UMKM Bukan Oleh Elit dan Aparat
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UMKM Bukan Oleh Elit dan Aparat
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Meriahkan HUT ke-237 Pekanbaru, Pemko Akan Gelar Vaksinasi Massal Untuk 2.370 Warga
Meriahkan HUT ke-237 Pekanbaru, Pemko Akan Gelar Vaksinasi Massal Untuk 2.370 Warga
Ropiandi Warga Lipat Kain Diserang Beruang 'Bebe' di Ke
Polisi Sebut Ada 18 Luka Tembak di 6 Jenazah Anggota La
Peluncuran CFD, Ribuan Warga Padang Padati jalan Chatib
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo