PLN Jangan Sampai Rampok Uang Rakyat Melalui Tagihan Listrik

Mawardi Tombang
Jumat, 5 Juni 2020 22:16:32

KANALSUMATERA.com, Pekanbaru - Tagihan listrik beberapa hari terakhir jadi pembicara publik. Kenaikannya dinilai di luar kewajaran, hingga mencapai 400% persen.

Kenaikan yang besar itu mengundang kecaman dari banyak pihak. Salah satunya datang dari anggota DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat yang mengecam adanya informasi tersebut.

Syahrul Aidi saat dihubungi pada Jumat (5/6/2020) menyampaikan bahwa menyayangkan tindakan PLN yang tiba-tiba menaikkan tagihan listrik tersebut tanpa pemberitahuan kepada pelanggannya.

"Sejak kemarin saya mendapatkan informasi terus menerus dari warga bahwa mereka tagihan listrik mereka naik berkali lipat dari biasanya. Ada yang awalnya 300 ribu, sekarang tiba-tiba menjadi 600 ribu. Bahkan informasinya ada yang sampai jutaan." kata Syahrul Aidi di ujung telpon.

Baca: Syahrul Aidi Fasilitasi Gubri Ekspose Kondisi Riau di Senayan

Dia meminta agar PLN segera memberikan kebenaran informasi atas hal itu. Jika memang informasi itu benar, maka dia sangat menyayangkan.

"Kita minta PLN segera memberikan jawaban ke publik. Jika kenaikan yang drastis ini karena disengaja, maka kita sayangkan bahwa PLN seakan-akan merampok uang rakyat melalui tagihan. Apalagi ini di saat badai pandemi Covid-19 merusak ekonomi negara" tegas Syahrul Aidi.

Menurut Syahrul Aidi, sebaiknya pemerintah melalui PLN jangan sampai menaikkan semua tarif baik itu listrik, BBM, LPG, atau lainnya di saat ekonomi yang sedang merosot tajam ini dan PLN harus menjadikan UU 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen sebagai panduan untuk pelayanan yang terbaik

"Jangan sampai PLN mengkambing hitamkan WFH di masa Pandemi Covid 19 sebagai acuan kenaikan karena pemakaian over di tengah masyarakat sehingga lupa menunaikan kewajiban dan memberikan hak warga sebagaimana tercantum dalan Pasal 4 UU 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen bahwasanya konsumen berhak atas kenyamanan, arus informasi yang benar, didengarkan pendapatnya dan hak dilayani secara benar dan jujur. PLN harus taat Hukum dan berlaku profesional sebagai BUMN yang menjalankan pelayanan kepada bangsa dan negara. Kasihan Rakyat tatkala pemaksaan kewajiban setiap bulannya selalu diakali dengan perhitungan bisnis yang serampangan" tandas politis muda PKS. ***

Terkait
Syahrul Aidi Kecewa, Tak Ada Kata Riau di RKA/RKP Kemenhub
Syahrul Aidi Kecewa, Tak Ada Kata Riau di RKA/RKP Kemenhub
DPR Desak Pemerintah Segera Salurkan Bannsos, Tanpa Men
Seorang Pegawai Chevron Riau Terdeteksi Positif Corona,
Saat Kunjungan Presiden, Syahrul Aidi: Bukan Jalan Tol
Lainnya
Antisipasi Polisi Terlibat Narkoba, Personel Polres Bintan Dicek Urine
Antisipasi Polisi Terlibat Narkoba, Personel Polres Bintan Dicek Urine
Erdogan Sebut Donald Trump tak Punya Hak Akui Golan Mil
Mantan Dirut Pertamina Didakwa Rugikan Negara Rp568 Mil
Anies Diperiksa Bawaslu soal Pose Dua Jari di Acara Ger
Olahraga
Fanatisme Supporter Indonesia Buat Bojan Hodak Terpana
Fanatisme Supporter Indonesia Buat Bojan Hodak Terpana
Stadion Jakabaring Palembang Disiapkan Jadi Tuan Rumah
Diduga Menghina Islam, Game Remi Indonesia Dikecam Neti
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Global
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap
Tan Sri Muhyiddin Yassin, Pria Keturunan Jawa-Bugis Dit
Akibat Virus Corona, Arab Saudi Larang Keluar Masuk Ker
Daerah
Peduli Covid-19, Karyawan PT BOB Salurkan Bantuan
Peduli Covid-19, Karyawan PT BOB Salurkan Bantuan
Pemko Pekannaru Prioritaskan Tambal Sulam Jalan Yang Ru
Ketua DPRD Kampar Minta Kepala Dusun Yang Pungli itu Di
Politik
Presiden PKS Sampaikan 3 Kebiasaan Baru ‘New Normal’ Kader PKS di Acara Halal Bi Halal PKS Riau
Presiden PKS Sampaikan 3 Kebiasaan Baru ‘New Normal’ Kader PKS di Acara Halal Bi Halal PKS Riau
Hendry Munief: Demi Warga Kota, Pemko dan DPRD Pekanbar
Fraksi PKS Anggap Sidang Paripurna Laporan Pansus Revis
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan