Survei SMRC: 55 Persen Responden Menilai Korupsi Semakin Banyak

Mawardi Tombang
Rabu, 30 Desember 2020 08:46:42

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat mayoritas warga menilai korupsi makin banyak terjadi. Sekitar 55 persen responden berpendapat korupsi sekarang semakin banyak dibanding tahun lalu, 13 persen responden menilai korupsi semakin sedikit, dan 26 persen responden menilai sama saja.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas mengatakan penilaian ini tak bisa dilepaskan dari kasus-kasus korupsi yang menjerat dua menteri di Kabinet Indonesia Maju.


"Dugaan kasus korupsi di Kementerian Sosial dan Kementerian Kelautan dan Perikanan tampaknya menyumbang bagi penilaian negatif warga tentang korupsi di Indonesia," ujar Abbas dalam keterangannya, Selasa, 29 Desember 2020.

Angka ini juga lebih tinggi dibanding hasil survei Maret lalu. Ketika itu, 47 persen responden menyatakan korupsi semakin banyak, 18 persen semakin sedikit, dan 28 persen sama saja.

Baca: Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan Petugas


Adapun survei April 2019 mencatat 48 persen responden menyatakan korupsi makin banyak, 24 persen menyatakan korupsi semakin sedikit, dan 21 persen menilai sama saja.

Penilaian yang tak terlalu baik juga terjadi untuk aspek politik. Hanya 33,2 persen responden yang menilai kondisi politik nasional baik/sangat baik, 26,6 persen menilai kondisi politik sedang, 28,9 persen menilai kondisi politik nasional buruk/sangat buruk.

Abbas mengatakan penilaian terhadap kondisi politik sepanjang 2020 mengalami fluktuasi. Penilaian paling negatif, kata dia, terjadi pada survei 7-10 Oktober. Usai pengesahan Undang-undang Cipta Kerja pada 5 Oktober lalu, hanya 17 persen yang menilai kondisi politik nasional baik/sangat baik.

"Setelah itu kembali naik hingga menjadi 33 persen pada survei terakhir 23-26 Desember 2020. Penilaian publik sekarang sudah mendekati keadaan normal sebelum Covid-19," ucap Abbas.

Baca: Pramono Soroti Batu Bara di Bodetabek, Sumber Polusi Jakarta Sulit Dikendalikan

Berlawanan dengan persoalan korupsi, mayoritas responden menilai kondisi keamanan saat ini baik. Sebanyak 60 persen responden menyatakan kondisi keamanan baik/sangat baik, 27,2 persen menyatakan kondisi keamanan sedang, dan 10,3 persen menyatakan kondisi keamanan buruk/sangat buruk.

Survei ini digelar dari 23-26 Desember 2020 terhadap 1.202 responden yang dipilih secara acak. Metode yang digunakan ialah wawancara telepon. SMRC mengklaim tingkat kepercayaan surveinya 95 persen dengan margin of error 2,9 persen.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

Sumber: tempo.co



Terkait
Pengukuhan Paskibraka HUT ke-81 RI Dijadwalkan 15 Agustus, Latihan Dimatangkan di Istana
Pengukuhan Paskibraka HUT ke-81 RI Dijadwalkan 15 Agustus, Latihan Dimatangkan di Istana
Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pes
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Kasus Bansos Covid-19, KPK Periksa Broker Vendor Pengadaan Paket Sembako
Kasus Bansos Covid-19, KPK Periksa Broker Vendor Pengadaan Paket Sembako
Muswil IPM Sumbar XXI Resmi Dibuka di Solok, Ini Pesan
PT. Naga Mas Salurkan Bantuan Media Tanam di SMK 1 Tamb
Mewakili Presiden, Gubernur Riau Bagikan 2500 Sertifika
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung