PW Mathla'ul Anwar Riau Audiensi dengan Menteri Koperasi, Undang Pembukaan Muswil 2026 di Pekanbaru
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pengurus Wilayah Mathla'ul Anwar (PWMA) Riau melakukan audiensi dengan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si., di Jakarta. Pertemuan tersebut sekaligus untuk mengundang secara resmi Menteri Koperasi agar menghadiri dan membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Mathla'ul Anwar Riau 2026 yang akan digelar di Pekanbaru.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWMA Riau, KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I., bersama jajaran pengurus. Rombongan PWMA Riau disambut hangat oleh Menteri Koperasi RI.
Dalam pertemuan itu, Menteri Koperasi menyambut baik kunjungan PWMA Riau sekaligus menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
"Insyaallah saya akan hadir dalam Muswil Mathla'ul Anwar Riau," ujar Menteri Ferry.
Baca: Mendagri Siapkan Tiga Skema Solusi Atasi Krisis Gaji Pegawai Pemda dan PPPK
Selain membahas agenda Muswil, Menteri Koperasi juga menyampaikan pentingnya pengembangan koperasi pesantren sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di daerah.
"Sangat diharapkan agar seluruh pondok pesantren memiliki Koperasi Pesantren. Koperasi merupakan salah satu cara membangun kemandirian ekonomi di pondok pesantren," tutupnya.
Sementara itu, Ketua PWMA Riau, KH. Muhammad Mursyid, menyampaikan bahwa Mathla'ul Anwar di Riau saat ini menaungi ratusan madrasah, pesantren, dan majelis taklim yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Menurutnya, penguatan ekonomi pesantren melalui koperasi sejalan dengan visi abad kedua Mathla'ul Anwar, yakni MAnaiklevel, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Baca: Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ia menambahkan, Muswil PWMA Riau 2026 akan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran pesantren Mathla'ul Anwar. Pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat dakwah dan pendidikan, tetapi juga berkembang sebagai pusat penguatan ekonomi umat melalui konsep Ekonomi Digital Kemelayuan dan pengembangan koperasi syariah.
Muswil PWMA Riau 2026 direncanakan akan dihadiri oleh Pengurus Besar Mathla'ul Anwar, Gubernur Riau, tokoh-tokoh Melayu, serta pimpinan pondok pesantren se-Riau.
