Syahrul Aidi Sosialisasikan Empat Pilar Bernegara dan RUU HIP
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Empat (4) pilar kehidupan berbangsa harus dipahami oleh semua masyarakat Indonesia. Seluruh anggota Majlis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) diminta untuk menyosialisasikan ke tengah masyarakat atau kelompok masyarakat.
Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Salah seorang anggota MPR RI, Syahrul Aidi Maazat Dapil Riau 2 yang saat ini di Komisi V DPR RI, turut melakukan sosialisasi empat pilar tersebut. Kali ini dia menyasar jamaah wirid Pekanan di Desa Sungai Tarap Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar, Ahad (19/7/2020) malam.
Syahrul Aidi di hadapan jamaah wirid meyampaikan bahwa saat ini, yang mengancam keutuhan empat pilar negara itu menurut Syahrul Aidi adalah Komunisme dan Radikalisme.
"Ada 2 issue besar yang mengancam pilar kebangsaan kita, yaitu komunisme dan radikalisme. Keduanya jika dibiarkan akan dapat merusak NKRI dan 3 pilar lainnya.” tegas Syahrul Aidi.
Baca: Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara
Komunisme menurut Syahrul Aidi memang tidak terlihat nyata saat ini, tidak terorganisir. Namun bibit-bibit komunisme muncul dalam bentuk simbol, pemikiran dan lainnya.
“Sementara radikalisme itu lebih kentara. Terlihat nyata.” tambahnya.
Namun itu, dia tidak sepakat kalau radikalisme dikaitkan dengan Islam. Karena ada paham keagamaan lain, ideologi yang mengancam NKRI.
Selain berbicara tentang pentingnya menjaga empat pilar tetap berdiri, Syahrul Aidi juga berbicara tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila yang sedang dibahas di Senayan. Dia menyampaikan bahwa RUU HIP ini akan dia kawal agar sesuai dengan ideologi dan harapan para pahlawan bangsa. ***
