Tidak Punya Biaya Istri Bersalin, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Februari 2019 05:32:15
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Tidak punya uang untuk membiayai persalinan istrinya, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya. Calon bapak ini tewas gantung diri di warung nasi di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2019).

Jaelani, 22, gantung diri menggunakan tambang merah. Ulah nekat calon bapak ini membuat geger warga di sekitarnya.

Kapolsek Cipayung, Kompol Darmo seperti yang dilansir dari Poskotanews.com mengatakan, aksi bunuh diri yang dilakukan Jaelani diketahui pihaknya setelah mendapat laporan warga. Petugas yang tiba di lokasi menemukan tubuh korban yang masih tergantung di rumah tengah yang dijadikan warung nasi. “Saat polisi datang, warga juga belum berani menurunkan jasad pria malang tersebut,” katanya, Rabu (27/2).

Dari hasil pemeriksaan saksi, kata kapolsek, motif ekonomi menjadi menyebab pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya. Di mana calon bapak itu kebingungan untuk mendapatkan uang demi proses persalinan. “Istrinya butuh biaya untuk persalinan, informasinya butuh uang Rp20 juta,” katanya, Rabu (27/2).

Baca: 8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama

Dikatakan Darmo, karena uang untuk biaya proses persalinan yang tak kunjung didapat, korban pun gelap mata. Akhirnya, Jaelani mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. “Dugaan ini diperoleh dari pemeriksaan dua orang saksi dan diperkuat dengan tidak ditemukannya luka bekas penganiayaanpada jenazah korban,” ungkapnya.

Meski demikian, sambung Kapolsek, pihaknya masih berusaha mengumpulkan data dari para saksi yang pertama menemukan korban. Pasalnya, Jaelani pergi tanpa pamit dan korban juga tidak meninggalkan surat atau pesan untuk istri dan keluargnya yang lain. “Anggota juga masih mengumpulkan semua data untuk kelengkapan pemeriksaan,” terangnya.

Dari keterangan saksi juga, lanjut Kapolsek, Jaelani disebut sempat beberapa kali mencoba melakukan usaha bunuh diri. Dimana sebelumnya, korban juga sempat minum racun serangga. “Namun usahanya gagal lantaran pihak keluarga dan tetangga sekitar berhasil menyelamatkan Jaelani dan lolos dari maut,” pungkasnya. Kso



Terkait
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Haru
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Lainnya
Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pajak Pribadi atau Badan Usaha, Ini Besarannya
Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pajak Pribadi atau Badan Usaha, Ini Besarannya
Tito Karnavian Ungkap 2,2 Persen Kampanye Tatap Muka Me
Kurnaevi Bacok Tetangganya Hingga Tewas, Diduga Halusin
Posko Seknas Prabowo-Sandiaga Bakal Diperbanyak hingga
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I