TKN Jokowi-Ma'ruf: Cap Jempol itu Sama Sekali Tak Memiliki Kaitan Dengan Kami

Islami
Selasa, 2 April 2019 20:35:14
Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily

KANALSUMATERA.com - KPK memastikan ada cap jempol pada tumpukan amplop diduga untuk serangan fajar Pemilu 2019 yang disita dari Bowo Sidik Pangarso. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menegaskan cap jempol itu sama sekali tak memiliki kaitan dengan mereka.

"Ya saya pastikan bahwa itu sama sekali tidak terkait dengan TKN atau pasangan 01. Cap jempol itu maksudnya, kita juga tidak mengerti apa dimaksud dengan cap jempol itu," kata juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily seperti dikutip dari detikcom, Selasa (2/4/2019).

Ace menegaskan dirinya tidak mengerti bentuk cap jempol di amplop yang disita dari kasus Bowo Sidik Pangarso. Lagi pula, simbol Jokowi-Ma'ruf dikatakan Ace ialah 01.

"Karena kan kalau cap jempol dalam pengertian menunjukkan satu jari itu tidak, kita kan tidak memiliki simbol khusus terkait dengan cap jempol itu. Simbol yang kita punya sebetulnya adalah 01, bukan cap jempol," ucap Ace.

Baca: Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara yang Terdampak Debu Vulkanik Anak Krakatau

"Jadi kami tegaskan tidak ada kaitan sama sekali dan kita, saya juga ndak tahu model cap jempol yang dimaksud dalam amplopnya dia itu, Bowo itu, pasti tidak ada kaitan dengan kami TKN," imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, KPK memastikan ada 'cap jempol' pada tumpukan amplop 'serangan fajar' Bowo Sidik Pangarso. Namun KPK belum memerinci apa maksud 'cap jempol' pada amplop itu.

"Tidak ada nomor urut, yang ada adalah cap jempol di amplop tersebut," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (2/4). iin



Terkait
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Lainnya
Perbaikan Jalan Provinsi Dipercepat, Pemprov Riau Pulihkan Akses Strategis di Rohul
Perbaikan Jalan Provinsi Dipercepat, Pemprov Riau Pulihkan Akses Strategis di Rohul
Pj. Sekda Kampar Lantik 43 Pejabat di Lingkungan Pemkab
Cerita Perempuan Penyulam Tertua di Kota Pariaman
Pengabdian Kader Posyandu di Kecamatan Payung Sekaki
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T