Anies: Saya Enggak Pernah Nangkep Orang yang Mengkritik Saya

Alwira Fanzary
Senin, 27 Mei 2019 14:12:26
Anies Baswedan

KANALSUMATERA.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada para pejabat untuk siap menerima kritik dan saran dari masyarakat. Ia mengaku menanggapi dengan biasa saja kritikan yang disampaikan masyarakat. Anies pun mengaku tidak pernah menangkap orang-orang yang mengkritiknya.

"Karena kalau ada yang mengkritik, enggak usah ditangkap. Saya enggak pernah nangkep orang yang mengkritik saya sama sekali," ucap Anies di Jakarta, Senin, 27 Mei 2019 seperti yang dilansir dari viva.co.id.

Selanjutnya Anies mengatakan, jika ingin menjadi pejabat publik harus mau menerima masukan dari masyarakat.

Ia pun mengomentari kritikan yang diberikan kepadanya melalui change.org, dengan membuat petisi agar Anies dicopot dari jabatannya, karena dianggap tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya.

Baca: Mendagri Tito dan Menteri ATR Nusron Sepakati Integrasi Data BPHTB dan Pertanahan

"Kalau mau jadi pejabat publik, maka harus siap untuk menjadi alamat keluh kesah, alamat caci maki. Saya mengatakan itu sebelum menjadi pejabat publik," tambahnya.

"Setiap warga negara berhak menyampaikan, berhak mengkritik, kalau berada di ranah publik harus mau dikritik. Bahkan dicaci maki pun harus biasa-biasa saja.” Ks



Terkait
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Be
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Se
Mendikdasmen Tegaskan MBG Hanya untuk Siswa yang Membut
Lainnya
Sengketa Lahan Sawit di Bengkalis, Koperasi BBDM Minta Penetapan Tapal Batas Sebelum Panen
Sengketa Lahan Sawit di Bengkalis, Koperasi BBDM Minta Penetapan Tapal Batas Sebelum Panen
Usai Lantik 93 DPD PKS Se-Sumbagut, Ini Pesan Hendry Mu
Menkominfo : Ada 500 ribu URL Sebarkan Hoaks Papua
Smart Neutron Terdepan Menciptakan Generasi Berprestasi
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi