BPBD Riau: Asap Kiriman dari Jambi

Mawardi Tombang
Senin, 9 September 2019 08:18:00
Edwar Sanger

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Tebalnya kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru dan sekitar dalam beberapa hari ini mengundang tanya banyak pihak. Sebab diketahui bahwa hot spot (titik panas) di Riay jauh berkurang.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, H Edwar Sanger mengatakan kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru dan sekitarnya saat ini merupakan kiriman dari daerah tetangga, yaitu Provinsi Jambi.

"Itu kabut asap (di Pekanbaru) kiriman dari Provinsi Jambi," kata Edwar Sanger kepada CAKAPLAH.COM, Ahad (8/9/2019).

Edwar Sanger mengatakan memang saat ini banyak sekali titik api di Jambi. Sehingga asapnya masuk ke wilayah Riau.

Baca: 15 Srikandi Polisi Militer Kawal Kirab Bendera Pusaka dari Monas Menuju Istana

"Di sana memang banyak sekali titik apinya. Sehingga arah asapnya masuk ke tempat kita (Riau)," ujar mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini.

Untuk diketahui, kondisi udara di Pekanbaru saat ini berada pada level Tidak Sehat terutama pada pagi hari. Bahkan jarak pandang berkurang dan bau asap terasa menyengat.

Menurut data dari BMKG pagi ini, kondisi sudah mendekati kategori sangat tidak sehat. Berada pada kisaran 231 mikrometer dengan standar sangat tidak sehat adalah 250-350 mikrometer. mt



Terkait
Wabup Kampar Dorong PSEL Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Wabup Kampar Dorong PSEL Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Da
293 Anggota Hadir, DPR RI Gelar Rapat Paripurna Bahas S
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Lainnya
Dasco Pasang Taruhan Jabatan, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan
Dasco Pasang Taruhan Jabatan, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan
Lomba Baca Kitab Kuning dan Surat Yasin Oleh Fraksi PKS
Polri Limpahkan Berkas Perkara Tahap I Kasus RS Ummi Bo
Aplikasi Pustaka Q SMPN 1 Siak Hulu Mudahkan Proses Bel
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes TNI Cilangkap
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes TNI Cilangkap
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan
Hendry Munief Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dikemb
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket