BPJS Kesehatan Mandek, Rumah Sakit Tunggak ke Industri Farmasi Rp3,6 T

Alwira Fanzary
Rabu, 30 Januari 2019 18:01:07
RSUD Karawang

KANALSUMATERA.com - Perusahaan-perusahaan farmasi yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, mengaku merugi hingga Rp3,6 triliun, karena belum menerima pembayaran dari rumah-rumah sakit yang menjual obat produksi mereka.

Menurut Ketua Pengurus Pusat GP Farmasi Indonesia, Tirto Kusnadi, seperti yang diberitakan viva.co.id, kerugian itu disebabkan oleh mandeknya pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan ke rumah-rumah sakit. Hingga tunggakan ke industri farmasi, juga tidak terbayarkan.

"Kami dari GP Farmasi, siap tetap membantu terselenggaranya BPJS Kesehatan. Hanya memang, kita menyampaikan juga adanya keluhan-keluhan dari anggota, bahwa penjualan-penjualan ke rumah sakit masih banyak yang belum terbayar," ujar Tirto, usai menyampaikan persoalan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu 30 Januari 2019.

Tirto menyampaikan, kerugian dialami anggota GP Farmasi yang jumlahnya ratusan perusahaan. Rumah-rumah sakit tak kunjung membayar, meski utang mereka telah lama jatuh tempo.

Baca: Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026

"Nilai utangnya cukup besar, sehingga akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan industri farmasi," ujar Tirto.

Tirto menegaskan, melonjaknya jumlah tunggakan rumah-rumah sakit baru terjadi beberapa tahun, setelah program BPJS Kesehatan dari pemerintah berjalan.

Jumlah pengguna layanan kesehatan sendiri, memang melonjak usai dilaksanakannya program yang dimaksudkan untuk menyediakan jaring kesehatan untuk masyarakat itu.

"Mungkin, persiapan untuk BPJS (Kesehatan) ini belum bisa mengatasi semua kebutuhan obat," ujar Tirto. Kso

Terkait
Tunjangan Profesi Guru Kemenag Melonjak 700 Persen, Menag Sebut Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Tunjangan Profesi Guru Kemenag Melonjak 700 Persen, Menag Sebut Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet,
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Walau sudah Didukung Rudal MICA, Pemerintah Batal Beli
Lainnya
PKS Tolak RUU HIP Masuk Prolegnas Prioritas 2021
PKS Tolak RUU HIP Masuk Prolegnas Prioritas 2021
Haji Debarkasi Padang Meninggal Di Tanah Suci Jadi 13 O
Efektif Januari 2020, Gaji Kades Cs Setara PNS Tak Jadi
Selain Usir Warga, Pemukim Yahudi juga Rusak Pohon Zait
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
DPW BKPRMI Riau Gelar GEBER MAS Gelombang I, Dapat Apresiasi Kemenag dan Masyarakat
DPW BKPRMI Riau Gelar GEBER MAS Gelombang I, Dapat Apresiasi Kemenag dan Masyarakat
Kado untuk Hari Jadi Riau ke-69, Hendry Munief Hadirkan
Bupati-Wabup Kampar Tegaskan Sinergi Pembangunan di Har
Pendidikan
Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat
Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tun
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD In
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah
Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Omb
Ekonomi
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
Perpres Timah Mendesak Terbit, PT Timah Disiapkan Beli
Poktan Kesepakatan Bersama Tegaskan Legalitas Pengelola