DPR Usul Seleksi CPNS Pakai Sistem Ranking, Bukan Passing Grade

Alwira Fanzary
Selasa, 22 Januari 2019 17:46:44
Peserta tes CPNS (Ilustrasi)

KANALSUMATERA.com - Komisi II DPR mengusulkan agar seleksi tes CPNS pada tahun 2019 menggunakan sistem ranking, bukan passing grade seperti sebelumnya. Dengan menggunakan sistem ranking, semua kebutuhan formasi PNS di berbagai daerah akan terpenuhi.

“Saya mengusulkan lebih baik pakai sistem ranking saja. Kalau pakai sistem ranking kan semuanya akan terserap. 150 ribu ya pasti terserap. Kalau dengan passing grade pasti ada yang terbuang, pasti tidak akan 100 persen karena boleh jadi passing grade itu tidak akan bisa memenuhi seluruh peserta yang mendaftar,” ungkap Wakil Ketua Komisi II DPR, Herman Khaeron, di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1).

Herman melanjutkan, jika sistem ranking diterapkan, maka rekruitmennya terpusat dengan menggunakan CAT (sistem komputer). Pendaftaran CPNS juga dilakukan dengan sistem online agar tetap menjaga akuntabilitas pendaftar.

“Tetapi juga jangan sampai rekruitmen secara online kemudian memutus keinginan, harapan bagi warga negara Indonesia yang ada di daerah-daerah terpencil,” jelas Herman.

Herman juga menyarankan, rekruitmen CPNS ke depan harus dikategorii sesuai wilayah. Hal itu bertujuan agar pemenuhan formasi CPNS bisa lebih mudah dan sesuai dengan keinginan masing-masing daerah.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

“Sehingga kemudian beban terhadap memenuhi kriteria yang dicantumkan di dalam proses seleksi ini juga lebih ringan. Nah, ini yang tadi saya kira Menteri juga setuju memberikan sebuah atensi terhadap usulan dimana daerah-daerah tertentu yang secara kualifikasi harus diturunkan. Bahkan (tingkat kesulitan) soalnya bisa diturunkan juga. Supaya tidak kemudian disama ratakan secara umum,” tutupnya.

Sebagai gambaran, format seleksi peserta seleksi CPNS tahun lalu harus melalui 3 tahapan, yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, mengungkapkan format seleksi CPNS tahun ini dibuat sama dengan tahun lalu. Ada serangkaian proses yang harus dilalui para peserta seleksi CPNS.

"Masih sama seperti tahun lalu," ujar Syafruddin saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1). Kmp/Kso



Terkait
DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Ka
293 Anggota Hadir, DPR RI Gelar Rapat Paripurna Bahas S
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
UPDATE: Kyai Mursyid Puncaki Suara Sementara Untuk DPD RI Dapil Riau
UPDATE: Kyai Mursyid Puncaki Suara Sementara Untuk DPD RI Dapil Riau
Lurah Sidomulyo Barat Tinjau Vaksinasi Massal, Targetka
Lanjutkan Program Bansos Covid-19, Jokowi: Jangan Sampa
Makar Eggi, Amien Rais Penuhi Panggilan Polisi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Si
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung