IDI Imbau Kepercayaan pada Vaksin Covid-19 Tak Didasarkan pada Merek atau Negara

Mawardi Tombang
Senin, 11 Januari 2021 10:18:44

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Daeng M. Faqih mengimbau masyarakat agar kepercayaan terhadap vaksin Covid-19 tidak didasarkan pada merek atau basis negara, tetapi berdasarkan aspek ilmiah. “Jadi vaksin tersebut sudah dijamin keamanan dan efektivitasnya dari mana pun asal dan mereknya,” ujar Daeng dalam keterangannya, Ahad, 10 Januari 2021.

Daeng mengatakan pelaksanaan vaksinasi memerlukan role model dari pimpinan dan tokoh publik supaya masyarakat semakin percaya dan tidak ragu. Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan izin penggunaan darurat, Daeng menegaskan IDI akan memberikan contoh untuk menjadi yang pertama divaksin.

Menurut Daeng, IDI telah membentuk tim advokasi vaksinasi yang bertugas memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar pelaksanaan vaksinasi di lapangan dilakukan dengan baik, dan diterima baik oleh masyarakat.


IDI juga melakukan sosialisasi baik secara internal maupun eksternal kepada masyarakat bahwa vaksinasi adalah pilihan yang baik untuk mengakhiri pandemi. Survei internal saat ini sedang dilakukan lembaga riset IDI bersamaan dengan kegiatan edukasi dan sosialisasi.

Baca: Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS


“Tujuan akhirnya adalah menyadarkan dokter untuk ikut divaksinasi pada tahap pertama. Selain itu, ketika saat pelaksanaan vaksinasi di masyarakat nanti, tenaga kesehatan bisa ikut berpartisipasi untuk menyukseskannya,” katanya.

Terkait halal haram vaksin Covid-19, Daeng mengaku hal itu sebagai salah satu faktor penting agar vaksin mudah diterima masyarakat. Sebab, masyarakat Indonesia, termasuk dokter, mayoritas beragama Islam.

Baca: 8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama

Sumber: tempo.co



Terkait
13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibran Didiskualifikasi
13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibran Didiskualifikasi
Kejagung Periksa 16 Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi MB
MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Lainnya
Disebut Akan Sebar 260.000 Penceramah untuk Atasi Radikalisme,
Disebut Akan Sebar 260.000 Penceramah untuk Atasi Radikalisme,
Anggaran pengawasan pilkada Dharmasraya Rp8,9 miliar
Usul RUU Permusikan Ditarik Kembali Anang Hermansyah
Pemerintahan AS Tutup, Makanan Mewah Gedung Putih Semen
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung