Ini Alasan Prabowo Berencana Membuat Kementerian Negara Penanggulangan dan Mitigasi Bencana

Islami
Minggu, 6 Januari 2019 19:49:57
Prabowo Sandi

KANALSUMATERA.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasioanl (BPN), Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bila pasangan nomor urut 02 akan membentuk Kementerian Negara Penanggulangan dan Mitigasi Bencana.

"Ide Kementerian Negara Penanggulangan dan Mitigasi Bencana disampaikan Mas Prabowo Subianto berangkat dari kesadaran beliau, (karena) Indonesia adalah negeri yang rentan terhadap bencana," kata Dahnil seperti dikutip dari Okezone, Minggu (6/1/2019).

"Oleh sebab itu, (bencana) harus menjadi perhatian dan ditangani serius, tidak ada yang lebih berharga dibandingkan nyawa dan hidup rakyat," tambahnya.

Nantinya, kata Dahnil, Kementerian Negara Penanggulangan dan Mitigasi Bencana, akan menggabungkan 3 institusi negara, yakni BNPB, Basarnas, BMKG agar bisa berkoordinasi dengan baik.

Baca: Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA

Dahnil berpendapat sistem yang dimiliki Indonesia saat ini terfokus pascabencana.

"Penanggulangan bencana saat ini lebih di fokuskan pada penanganan pasca bencana, mitigasi sama sekali diabaikan. Padahal sudah banyak penelitian yang dilakukan dan bahkan sudah dipublish di jurnal-jurnal nasional maupun internasional, tapi belum dianggap sebagai sesuatu yang penting," tegasnya.

Selain itu, dirinya meyakini bila proses mitigasi bencana diprioritaskan tentu akan lebih efesien. "Baik dari sisi anggaran dan bisa mengurangi jatuhnya korban jiwa dan kerugian yang nilainya sangat besar," pungkas Dahnil. iin



Terkait
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal
Pajak Marketplace Ditunda, Ekonom: UMKM Bisa Bernapas J
Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak
Lainnya
Update 4 Maret 2021: Kasus Covid-19 Bertambah 7.264
Update 4 Maret 2021: Kasus Covid-19 Bertambah 7.264
OMS Kecamatan Senapelan Koordinasi Dengan Seluruh Stake
Takdir Ditulis di Buih Subayang
Siasat Kurangi Keramaian, Tokyo Metro Tawarkan Makanan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji