Ketua MPR Anggap Deklarasi Benny Wenda Ganggu Situasi Politik di Papua

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Desember 2020 18:08:14

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo mengatakan mengecam keras deklarasi pemerintahan sementara Papua Barat yang dideklarasikan oleh United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) pimpinan Benny Wenda. Bambang juga menilai pernyataan Benny Wenda sangat mengganggu.

"Bukan soal Benny Wenda-nya, tapi orang-orang atau suasana situasi politik yang ada di Papua maupun di seluruh Tanah Air kita," ucap pria yang akrab disapa Bamsoet ini dalam konferensi pers di kantor Kemenkopolhukam, Kamis, 3 Desember 2020.

Bamsoet mengatakan pernyataan Benny Wenda tentang pemerintahan sementara Papua Barat merupakan klaim sepihak. Dia juga menyebut klaim itu tak sesuai dengan hukum internasional serta konstitusi dan undang-undang di Indonesia sebagai pemilik kedaulatan yang sah tentang Papua.

"Fakta menunjukkan bahwa tidak semua rakyat Papua bahkan mendukung Benny Wenda sebagai Presiden Papua," ujar Bamsoet.

Bamsoet mengatakan, bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia diatur secara tegas dalam Pasal 18 ayat (1), Pasal 18b ayat (2), Pasal 25a dan Pasal 37 ayat (5) Undang-undang Dasar 1945. Dengan begitu, dia menyebut semua pernyataan yang merongrong dan menegasikan bentuk NKRI adalah pengingkaran terhadap konstitusi.

Baca: Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Bamsoet juga menyinggung Pasal 106 Kitab Undang-undang Hukum Pidana menyatakan tindakan makar dengan maksud agar seluruh atau sebagian wilayah negara jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagian dari wilayah negara diancam dengan pidana seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya 20 tahun.

Menurut Bamsoet, deklarasi ULMWP menjadi bukti telah ada atau dilakukannya perbuataan makar seperti yang diatur dalam Pasal 87 KUHP. "Sudah sangat jelas merupakan perbuatan makar terhadap NKRI," ujar dia.

Maka dari itu, Bamsoet mengatakan MPR mendukung pemerintah mengambil tindakan tegas dan terukur menyikapi deklarasi Benny Wenda. Termasuk di antaranya melalui langkah diplomatik dan penggunaan alat negara demi menjaga marwah dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

Bambang Soesatyo juga mengajak pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah untuk meneguhkan tekad dan menyatukan langkah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. "Serta tidak terpengaruh dan terprovokasi oleh propaganda yang merongrong dan mengancam kedaulatan NKRI," terang mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini.

Baca: Sengketa Syarat Pendidikan Gibran di MK Memanas, Pasal PKPU Jadi Sorotan

Sumber: tempo.co



Terkait
Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota
Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Be
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
293 Anggota Hadir, DPR RI Gelar Rapat Paripurna Bahas S
Lainnya
Berikut 36 Bacalon DPD RI Dapil Riau yang Lolos Verifikasi Faktual Tahap I
Berikut 36 Bacalon DPD RI Dapil Riau yang Lolos Verifikasi Faktual Tahap I
Polisi Sebut Ada 18 Luka Tembak di 6 Jenazah Anggota La
Wilayah Jalan Teropong Jadi Prioritas Pemkab Kampar dan
Ditutup Camat Sukajadi, Harjosari Juara Jambore PKK
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengeraha
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda