Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Kasus Batu Bara, Habiburokhman:

Kanama Amar
Sabtu, 11 Juli 2026 21:13:32

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Komisi III DPR RI membentuk Tim Pengawas untuk mengawal proses penanganan dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN yang saat ini tengah diusut Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan, pembentukan tim tersebut merupakan bentuk komitmen DPR dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan, tuntas, dan memberikan kepastian hukum.

"Komisi III DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas dan berkepastian hukum dengan membentuk Tim Pengawas," ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/07/2026).

Baca: Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan

Selain membahas pembentukan tim pengawas, Habiburokhman juga menanggapi pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, keputusan pengunduran diri Febrie yang belakangan dikaitkan dengan perkara dugaan korupsi batu bara tidak boleh mengganggu ataupun memengaruhi proses penyidikan yang sedang berlangsung.

Baca: Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas

"Pengunduran diri ini tidak boleh mengendurkan atau menghentikan langkah penegakan hukum yang sedang berjalan," jelas Habiburokhman.

Ia menegaskan, seluruh aparat penegak hukum harus tetap fokus menuntaskan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Komisi III DPR RI juga meminta seluruh institusi penegak hukum dan keamanan negara tetap menjaga soliditas selama proses penanganan perkara berlangsung. Habiburokhman menilai sinergi antara Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI sangat penting agar upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan efektif.

Baca: Drone Emprit Baca Sentimen Negatif atas Penggantian Kepala BGN: Ragukan Kompetensi Nanik S Deyang

"Kami meminta dengan sangat agar seluruh institusi keamanan dan penegakan hukum negara, mulai dari Polri, Kejaksaan Agung, hingga TNI tetap solid, kompak, dan bersinergi rapat," tegas Habiburokhman.

Ia menambahkan, seluruh lembaga penegak hukum harus memiliki visi yang sama dalam mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi secara tegas tanpa kompromi.

Baca: Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Berikut Konfirmasi PLN WRKR

"Seluruh instansi ini harus satu visi dalam menyukseskan program-program Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen tegas dan tanpa kompromi dalam memberantas korupsi di tanah air," katanya.

Habiburokhman juga mengingatkan agar proses pengusutan dugaan korupsi tata kelola batu bara tidak memicu konflik antarlembaga penegak hukum. Menurutnya, perkara yang sedang diusut menyangkut tindakan individu atau oknum, bukan institusi secara keseluruhan.

"Peristiwa dugaan korupsi ini melibatkan personal atau oknum, bukan kebijakan maupun representasi dari institusi. Oleh karena itu, sama sekali tidak boleh ada konfrontasi atau konflik ego sektoral antar-institusi," jelas Habiburokhman.

Baca: Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025, Penyaluran KUR Capai 94,4 Persen

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan koordinasi antarlembaga agar proses penegakan hukum dapat berjalan profesional, objektif, dan tuntas. (SM)

Terkait
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Prabowo Rptimis Target 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG T
Lainnya
Syahrul Aidi Tinjau Bantuan Rumah BSPS di Inhu dan Inhil: Banyak yang Tidak Percaya Mereka Dapat
Syahrul Aidi Tinjau Bantuan Rumah BSPS di Inhu dan Inhil: Banyak yang Tidak Percaya Mereka Dapat
1,5 Juta Hektare Hutan di Sumut Mengalami Kerusakan
Caleg DPRA Meninggal dalam Kecelakaan di Aceh Jaya
KPK Diteror, Sandiaga Janji Perkuat Pemberantasan Korup
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hukum
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg Sabu, Tiga Kurir Ditangkap
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg Sabu, Tiga Kurir Ditangkap
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang
225 Hektare Lahan Petani Dikuasai Agrinas, Warga Bengka
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Nobar Piala Dunia TVRI Lampung Jadi Ajang Promosi Efekt
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Pe
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Global
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian