Mensos Tri Rismaharini Akan Benahi Data Penerima Bansos Covid-19

Mawardi Tombang
Minggu, 27 Desember 2020 13:23:54

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma bakal mengubah jenis bantuan sosial atau bansos Covid-19 yang semula berupa uang tunai menjadi pemberian melalui transfer rekening. Teknis kebijakan akan diputuskan pada pekan depan.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, menyatakan Menteri Risma telah memberi pengenalan program dan instruksi awal terkait rencana pengalihan penyaluran bantuan sosial dari tunai menjadi non-tunai. "Intinya sudah disampaikan beliau langsung, bahwa bansos tidak diberikan secara tunai," ujar Harry seperti dikutip di Koran Tempo edisi Sabtu 26 Desember 2020.

Kementerian Sosial sebelumnya mengumumkan bakal merombak seluruh metoe penyaluran bantuan sosial untuk warga miskin di Indonesia dari tunai menjadi non-tunai. Rencana ini sempat disampaikan Risma sesaat setelah ia dilantik sebagai menteri. Wacana ini juga merupakan keinginan Presiden Joko Widodo agar penyaluran bantuan sosial kepada lebih dari 30 juta warga.

Meski begitu, Harry menyebut belum mengetahui secara detail dan teknis metode penyaluran bantuan non-tunai nantinya. Rencananya, Risma dijadwalkan memberi arahan teknis tentang metodenya. "(Pertemuan pertama) baru assessment, pengenalan, dan pemetaan masalah. Minggu depan, mungkin Selasa atau Rabu akan ada rapat arahan lagi," ucap Harry.

Baca: Prabowo ke Rusia, Putin Beri Kehormatan Khusus di Eastern Economic Forum

Persoalan teknis rencananya akan dibahas antara Pusat Data dan Informasi dan Risma. Hal ini lantaran Risma sebelumnya juga mewacanakan bakal membenahi data penerima bantuan sosial dari pemerintah. Harry menuturkan, konsolidasi dan pembahasan membutuhkan waktu dan bakal segera dilakukan di pekan depan.

Tri Rismaharini, menyatakan akan memperbaiki data penerima bantuan sosial yang dimiliki Kemensos terlebih dulu sebelum nantinya akan mengalihkan metode penyaluran menjadi non-tunai. Risma juga akan menggandeng Kementerian Dalam Negeri untuk verifikasi bantuan sosial berdasar data kependudukan serta kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia. "Karena menurut saya, akan sangat lebih baik kalau kami melibatkan perguruan tinggi juga di dalam implementasi kami di lapangan," ucap Risma.

Peneliti Transparency International Indonesia, Agus Sarwono, sepakat dengan rencana Risma yang bakal membenahi data penerima bantuan sosial dari pemerintah. Apalagi selama lima tahun terakhir, pemerintah belum pernah memperbarui Data Terpadu Kesehjateraan Sosial (DTKS) yang digunakan sebagai basis untuk memberi bantuan sosial. "Kalau misalnya DTKS tidak di-update, program Risma non-tunai akan sia-sia," kata Agus.

Baca: Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karhutla

Sumber: tempo.co



Terkait
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Meterai Palsu, 16 Orang Jadi Tersangka
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Meterai Palsu, 16 Orang Jadi Tersangka
Pengukuhan Paskibraka HUT ke-81 RI Dijadwalkan 15 Agust
Jawa Tengah Berpeluang Raup Insentif Fiskal Usai Dijaja
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Lainnya
Tekan Angka Prevelensi Stunting, Disdalduk KB Ajak Warga Rajin Ke Posyandu
Tekan Angka Prevelensi Stunting, Disdalduk KB Ajak Warga Rajin Ke Posyandu
DPRD Pekanbaru Ikuti Sidak Posko Penyekatan Pencegahan
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Himbau Masyarakat Patuh Baya
Liswarti Masuki Masa Pensiun, Abdul Barri Jabat Camat T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I