Perkuat Pengiriman Logistik, Muhammadiyah MoU dengan PT Pos

Alwira Fanzary
Minggu, 17 Februari 2019 14:34:00
Logo Tanwir Muhammadiyah tahun 2019

KANALSUMATERA.com - Muhammadiyah menandatangani nota kesepahaman kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Pos Indonesia. MoU ini ditandatangani untuk masalah logistik paket, keuangan, dan perangko.

Dalam penandatangan itu, Muhammadiyah diwakili Ketua PP Muhamamdiyah Anwar Abbas dan PT Pos Indonesia diwakili Ihwan Sutardiyanta Direktur Jaringan dan Layanan PT Pos Indonesia.

Ihwan Sutrdiyanta mengatakan, PT Pos Indonesia meras terhormat dapat hadir dalam forum Tanwir Muhammadiyah dan melakukan kerjasama.

“Kami merasa terasa terhormat ada di forum tanwir Muhammadiyah," kata Ihwan dalam sambutnya, Sabtu (16/2)

Baca: Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga

Ihwan meyampaikan terima kasih telah diberikan kesempatan bisa berkolaborasi dengan Muhammadiyah untuk bangsa dan negara.

"Muhammadiyah dan pos usianya sudah cukup tua, mudah-mudahan kita bisa bersinergi dan kedepan bisa kita tambah servis-servisnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengatakan PP Muhammadiyah dan PT Pos Indonesia bekerja sama dalam tiga bidang.

"Kami bekerjasama dalam tiga bidang, pertama pengiriman logistik paket, yang kedua layanan keuangan. Dan yang ketiga kalau seandainya Muhammadiyah mau mendirikan amal usaha di unit pos itu boleh,"

Baca: Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi

Acara penandatangana MoU kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari kedua belah pihak. Kedepannya diharapkan Muhammadiyah dan PT Pos Indonesia dapat bekerjasama dengan baik untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Kso



Terkait
10,67 Juta Orang Berebut Kerja, Pakar UGM Dorong Pendidikan Direvitalisasi
10,67 Juta Orang Berebut Kerja, Pakar UGM Dorong Pendidikan Direvitalisasi
DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawa
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi
Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak
Lainnya
Gedung RSUD Rohul Terbangkalai,  Hasil Audit Tidak Jelas
Gedung RSUD Rohul Terbangkalai,  Hasil Audit Tidak Jelas
Afdhal Terpilih Ketua Umum JPRMI Kabupaten Kampar Perio
35 Warga Tertangkap Tak Pakai Masker di Bangkinang, Dib
Wow.. Rekening Kasino di Luar Negeri Milik Sejumlah Kep
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I