Prabowo Panggil Menkum Supratman ke Istana, Bahas Urusan Kementerian dan Partai

Kanama
Selasa, 29 September 2026 16:40:55

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda Presiden menerima sejumlah pejabat pemerintah di Istana.

Supratman tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ditanya mengenai agenda pertemuan dengan Prabowo, Menteri Hukum itu menyebut dirinya akan menyampaikan laporan langsung kepada Presiden.

"Nanti, nanti, saya harus lapor dulu ke Presiden. Setelah saya keluar akan saya sampaikan," kata Supratman.

Baca: Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ribu Personel Dimulai Tahun Ini

Ketika ditanya apakah pembahasan juga berkaitan dengan urusan partai, Supratman membenarkan bahwa pertemuan mencakup dua hal, yakni urusan kementerian dan partai.

"Dua-duanya (mengenai kementerian dan partai)," imbuhnya.

Baca: Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa

Namun, sebelum pertemuan berlangsung, Supratman belum memerinci materi yang akan disampaikan kepada Presiden. Ia juga tidak memberikan kepastian mengenai kehadiran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam pertemuan tersebut.

Supratman Sampaikan Laporan Kementerian

Setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden, Supratman kemudian menjelaskan sejumlah agenda yang dilaporkannya kepada Prabowo.

Baca: Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban KM Virgo

Salah satu yang disampaikan adalah rencana peluncuran digitalisasi layanan di Kementerian Hukum. Melalui sistem tersebut, proses perizinan dan berbagai pelayanan publik di lingkungan kementerian diarahkan untuk dilakukan secara digital.

Selain digitalisasi, Supratman melaporkan perkembangan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang kini mencapai sekitar 83.960 unit di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Baca: Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing

"Yang kedua yang saya laporkan kepada Bapak Presiden adalah terbentuknya posbankum, kurang lebih sekitar 83.960 posbankum di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia," ucap Supratman.

Dari laporan tersebut, terdapat sekitar 16.000 aduan yang telah masuk melalui Posbankum. Sekitar 14.000 perkara disebut dapat diselesaikan melalui mediasi dengan pendekatan keadilan restoratif.

Sementara sekitar 2.000 perkara lainnya akan ditindaklanjuti melalui layanan bantuan hukum secara gratis.

Baca: Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Posbankum melibatkan berbagai unsur di tingkat desa dan kelurahan, termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, paralegal serta kepala desa atau lurah. Mekanisme tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan hukum tanpa harus seluruhnya berujung pada proses peradilan.

Pertemuan Prabowo dan Supratman berlangsung di tengah agenda Presiden memanggil sejumlah pejabat ke Istana. Pada hari yang sama, sejumlah pejabat lain juga hadir untuk membahas isu pemerintahan, termasuk penanganan persoalan narkoba dan penguatan sinergi lintas kementerian serta lembaga. (SM)



Terkait
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar
Drone Emprit Baca Sentimen Negatif atas Penggantian Kep
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Waduh..! Satu Rupiah pun APBD Pelalawan Tak Ada untuk Perbaikan Jalan di Kecamatan Pelalawan
Waduh..! Satu Rupiah pun APBD Pelalawan Tak Ada untuk Perbaikan Jalan di Kecamatan Pelalawan
Waka DPRD Kampar Fahmil Mendapat Apresiasi Massa DTB
Prabowo Bertekat akan Perbaiki Kualitas Hidup Aparat Pe
Ribuan Orang Teken Petisi Desak Nike Tarik Sepatu Berla
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala