Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK Paruh Waktu Masih Menanti Kepastian Gaji

Kanama Amar
Sabtu, 1 Agustus 2026 17:14:07

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan anggaran pendidikan baru akan berlaku penuh pada 2028. Masa transisi selama dua tahun itu dinilai membuat harapan peningkatan kesejahteraan guru honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu kembali tertunda. Kamis (30/07/2026).

Dalam amar putusannya, MK memberikan waktu hingga 2028 sebelum pelaksanaan pemisahan anggaran MBG dari pos pendidikan diterapkan sepenuhnya. Selama masa transisi tersebut, pembiayaan program MBG masih diperbolehkan menggunakan anggaran pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kebijakan tersebut menuai sorotan dari kalangan pemerhati pendidikan. Mereka menilai kebutuhan mendesak di sektor pendidikan, terutama terkait kesejahteraan tenaga pendidik, seharusnya menjadi prioritas utama dalam penggunaan anggaran negara.

Baca: Nanik S Deyang Bocorkan Penggantinya di BGN, Sudaryono Disebut Siap Pimpin Program MBG

Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, mengaku kecewa karena putusan MK belum langsung memisahkan anggaran MBG dari anggaran pendidikan.

Menurutnya, penggunaan anggaran pendidikan untuk mendanai MBG telah berdampak terhadap kesejahteraan guru serta kepastian karier, khususnya bagi guru honorer dan PPPK paruh waktu.

Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama

“Kami para guru cukup kecewa. Sebab MBG telah berdampak langsung pada kesejahteraan dan kepastian karier guru. Sampai kapan guru-guru honorer dan guru PPPK paruh waktu yang selama ini digaji secara tidak manusiawi harus menunggu?” kata Satriwan.

P2G menilai masa transisi hingga 2028 membuat ribuan guru honorer dan PPPK paruh waktu masih harus menunggu kepastian peningkatan kesejahteraan dalam dua tahun ke depan. Padahal, persoalan rendahnya penghasilan guru di berbagai daerah masih menjadi masalah serius yang belum terselesaikan.

Meski demikian, P2G menegaskan pihaknya tidak menolak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Organisasi tersebut hanya meminta agar program strategis nasional itu dijalankan secara akuntabel, tepat sasaran, dan tidak menggunakan anggaran pendidikan yang semestinya dialokasikan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik.

Baca: Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT

P2G juga menyoroti besarnya anggaran MBG yang mencapai Rp268 triliun. Menurut organisasi tersebut, besaran anggaran itu ikut memengaruhi Transfer ke Daerah (TKD), sehingga kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai kebutuhan pendidikan melalui APBD menjadi lebih terbatas.

Dampaknya, sejumlah daerah disebut mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan anggaran bagi guru PPPK paruh waktu.

Baca: Korupsi Program MBG Meluas, Brigjen Polisi Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Ompreng

Sebagai contoh, sekitar 5.389 guru ASN PPPK paruh waktu di Kabupaten Dompu dilaporkan hanya menerima gaji sebesar Rp139.000 per bulan. Sementara itu, sekitar 5.000 guru PPPK paruh waktu di Kabupaten Aceh Utara disebut memperoleh gaji Rp200.000 per bulan akibat keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Sumedang. Sebanyak 137 guru PPPK paruh waktu dilaporkan hanya menerima penghasilan sebesar Rp50.000 per bulan dari pemerintah daerah.

Situasi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa selama anggaran MBG masih menggunakan porsi anggaran pendidikan pada masa transisi hingga 2028, upaya peningkatan kesejahteraan guru honorer dan PPPK paruh waktu diperkirakan masih menghadapi tantangan besar, terutama di daerah dengan kemampuan keuangan yang terbatas. (SM)

Terkait
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
Lindungi Pekerja Migran, BP2MI Kuatkan Komitmen dan Soliditas Satgas Sikat Sindikat
Lindungi Pekerja Migran, BP2MI Kuatkan Komitmen dan Soliditas Satgas Sikat Sindikat
RSUD Terbengkalai, DPRD Rohul Bakal Panggil Diskes dan
Resmi Ditetapkan, Inilah Pimpinan DPRD Pasaman Periode
Ekspor Kepri Januari 2019 Turun 27,60 persen
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Pendidikan
Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi, Wamen Diktisaintek Tekankan Kampus Harus Berdampak
Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi, Wamen Diktisaintek Tekankan Kampus Harus Berdampak
PT Musim Mas Salurkan 480 Paket Bantuan Pendidikan, Da
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masuk
Hukum
KPK Buka Peluang Banding Usai Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, Putusan Jadi Sorotan
KPK Buka Peluang Banding Usai Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, Putusan Jadi Sorotan
LBH FSBSI Riau Soroti Vendor dan KSO PT. Agrinas, Desak
Kejati Riau Terima 4 SPDP Korupsi Jembatan Air Hitam Ro
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham