Tanggapi Ridwan Kamil, Mahfud MD: Pejabat Dipanggil Polisi Tak Perlu Panik

Mawardi Tombang
Kamis, 17 Desember 2020 11:35:49

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi tudingan Ridwan Kamil yang menyatakan bahwa ia harus ikut bertanggung jawab atas adanya kerumunan sejak kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, awal November lalu. Kepulangan Rizieq tersebut membuat Ridwan Kamil dipanggil Polda Jawa Barat untuk diperiksa.

Mahfud mengatakan Emil, sapaan Ridwan Kamil, tak perlu khawatir dengan pemanggilan tersebut. Ia mengatakan hal tersebut adalah hal yang biasa.

"Kalau seorang pejabat atau siapapun dipanggil oleh polisi itu enggak usah panik, karena dipanggil itu ada bermacam-macam, satu karena ingin diperiksa dua karena dimintai keterangan," ucap Mahfud usai acara Penyerahan Hasil Evaluasi & Rekomendasi Kebijakan Kementerian/Lembaga di Bidang Kesatuan Bangsa, Rabu malam, 16 Desember 2020.

Mahfud mengatakan saat ia menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, ia berkali-kali dimintai keterangan oleh Kepolisian. Pun halnya dengan Emil, Mahfud menilai pemanggilan itu hanya untuk menambah keterangan terkait dengan adanya kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara


"Jadi enggak ada, saya yakin-seyakinnya enggak akan ada masalah hukum pidana terhadap Pak Anies terhadap Pak Emil dan ini pun cuma diminta keterangan aja," ujar Mahfud.

Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang sebelumnya telah dipanggil masing-masing oleh Polda Metro Jaya dan Polda Metro Jaya. Meraka dipanggil terkait acara yang dihadiri Rizieq Shihab, yang menyebabkan kerumunan besar di tengah pandemi Covid-19.

Belakangan, Ridwan Kamil meminta Mahfud MD bertanggung jawab atas peristiwa kerumunan terkait.

Baca: Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam

Sumber: tempo.co



Terkait
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Bar
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Instruksikan E
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
Partai NasDem: Negara Wajib Beri Gelar Pahlawan kepada Syaikhona Kholil
Partai NasDem: Negara Wajib Beri Gelar Pahlawan kepada Syaikhona Kholil
Menteri Airlangga Tak Umumkan Positif Covid-19 Dikritik
Penggunaan Simbol Islam di Peci dan Mobil Dilarang Ulam
Lanal Lhokseumawe Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan