15 Kasus Karhutla Ditangani Polda Kepri, Paling Banyak di Bintan

Mawardi Tombang
Kamis, 19 September 2019 14:28:21
Kebakaran lahan di Bintan

Batam, KANALSUMATYERA.com - Direktur Kriminal Khusus, Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur menyebutkan, angka kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kepri mencapai 15 kasus yang ditangani.

"Kondisi asap di Kepri Rabu 18 September 2019 (kemaren) menunjukkan kisaran 170 sampai 226 indeks standar pencemaran udara," terang Rustam saat mendampingi Plt Gubernur Kepri Isdianto dalam konfrensi pers terkait Karhutla, Rabu (18/9/2019).

Ia menyebut indeks standar pencemaran udara (ISPU) beberapa hari terakhir cukup tinggi dan tidak baik bagi kesehatan.

Terkait pelaku pembakar hutan dan lahan di Kepri, menurutnya dari aksi perseorangan. Sebanyak 15 kasus yang ditangani masuk tahap penyidikan.

"Pembakaran dilakukan oleh perseorangan bukan koorporasi," ujar Rustam.

Baca: DPR Pertanyakan Pengawasan TNI, Markas Judol Bisa Beroperasi di Rumah Dinas Cijantung

Ia mengatakan, Polda Kepri mendapatkan laporan bahwa beberapa bulan terakhir terdapat 117 lokasi rawan titik kebakaran.

Rustam menjelaskan, motif pelaku adalah land clearing hutan ataupun lahan. Sebanyak 15 kasus tersebut paling banyak terjadi di Kabupaten Bintan.

"Mereka melakukan dengan cara pembakaran dan lari kemudian balik lagi, beberapa saksi sudah kita periksa," kata dia.

Polda sudah menyiapkan satgas terkait kasus karhutla tersebut. Selain itu juga melaksanakan sosialisasi meminimalisir terjadinya kebakaran hutan.



Terkait
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Prabowo ke Rusia, Putin Beri Kehormatan Khusus di Easte
Polda Riau Turunkan Tim Medis dan Trauma Healing untuk
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun,
Lainnya
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Pemko Pekanbaru Sulap Pasar Agus Salim Seperti Maliobo
KPK Masih Kumpulkan Bukti untuk Menjerat Juliari Batuba
Pejuang Daerah Otonomi Baru: Kata 'Nanti' Dari Pemerint
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan