Gempa Solok: 48 Orang Luka-luka, 347 Bangunan Rusak

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Februari 2019 15:30:35
Bangunan yang rusak

KANALSUMATERA.com - Gempa berkekuatan 5,6 skala richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Solok Selatan pada Kamis (28/2) sudah menyebabkan ratusan rumah rusak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar telah mendata jumlah korban yang jatuh dan jumlah kerusakan yang terjadi di lokasi gempa.

Jumlah bangunan yang mengalami kerusakan sebanyak 347 unit. Sementara jumlah rumah warga yang rusak sebanyak 343 unit.

Menurut data BPBD Sumbar, seperti yang dilansir dari Republika.co, 29 rumah mengalami rusak parah, 118 rusak sedang dan 196 rusak ringan. Sementara fasilitas umum yang ikut mengalami kerusakan di antaranya satu sekolah yaitu Madrasah Ibtidaiyah 3 Solok Selatan di Kecamatan Sangir Jujuan.

Satu rumah ibadah Musola Al Barokah Nagari Talunan Kecamatan Sangir Balai Janggo dan dua sarana kesehatan Puskesmas Mercu Kecamatan Sangir Jujuan dan Posyandu Nagari Talunan Kecamatan Balai Janggo.

Baca: Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan

Untuk data korban luka-luka sebanyak 48 orang. Di Kecamatan Sangir Balai Janggo 22 korban berasal dari Nagari Sungai Kunyit , 23 orang dari Nagari Talunan Maju . Dua korban dari Nagari Pantai Cermin, Kecamatan Sangir, Batang Hari dan satu orang dari Nagari Lubuk Malako.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur menjelaskan BPBD telah melakukan tindakan dengan mendirikan posko kesehatan di empat titik, yaitu Puskesmas Mercu yang kini menangani 22 korban, Puskesmas Abai menangani 2 korban, Puskesmas Talunan menangani 23 korban dan Puskesmas Bidar Alam menangani 1 korban.

Satu korban yang mengalami luka parah harus dilarikan ke RSUD Solok Selatan. Kemudian BPBD menyediakan makanan berupa nasi bungkus dan pendirian dapur umum untuk korban terdampak gempa. Selain itu juga ada pendirian tenda-tenda pengungsian.

"Jumlah pengungsi sekarang ada 55 kepala keluarga," kata Rumainur.

Baca: Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Riau Jadi Wilayah dengan Kasus Terbanyak

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,4 LS dan 101,53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 km arah timur laut Kota Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Propinsi Sumatera Barat pada kedalaman 10 km.

Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, merupakan jenis gempa bumi tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) tepatnya pada pertemuan segmen Suliti-Siulak.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar mendatar (Strike-Slip).

Menurut informasi dirasakan dari masyarakat, dampak gempabumi dirasakan di daerah Solok Selatan IV MMI, Padang III-IV MMI, Painan dan Padang Panjang II-III MMI, Payakumbuh 50 Kota II MMI, Kepahyang I MMI. Kso



Terkait
Korban KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 238 Orang, Basarnas Masih Lanjutkan Operasi Pencarian
Korban KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 238 Orang, Basarnas Masih Lanjutkan Operasi Pencarian
Target IKN Nol Kemiskinan 2035, Otorita Gandeng PNM Per
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Saat Rapat dengan Menteri PUPR, Syahrul Aidi Minta Pembangunan Daerah yang Berkeadilan
Saat Rapat dengan Menteri PUPR, Syahrul Aidi Minta Pembangunan Daerah yang Berkeadilan
SPS Riau Semangati Redaksi Majalah Aklamasi UIR Kembang
Nadiem Minta Pemda Pertimbangkan Izin Pembelajaran Tata
Krisis Air Berpotensi Terjadi di Pulau Bintan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I