Kasus Bansos Covid-19: KPK Panggil Dirjen Linjamsos Kementerian Sosial

Mawardi Tombang
Senin, 21 Desember 2020 13:34:28

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin dalam kasus korupsi bantuan sosial atau Bansos Covid-19. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, Menteri Sosial Juliari Batubara.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk JPB,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin, 21 Desember 2020.

Ali belum menjelaskan alasan pemeriksaan ini. Namun, diketahui Pepen merupakan anggota tim khusus yang dibentuk Juliari Batubara untuk menentukan vendor penyedia sembako Bansos. Anggota tim lainnya adalah pejabat pembuat komitmen, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono. Kedua PPK itu ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi ini bersama Juliari.

Juliari dan tim khusus bentukannya itu menunjuk dua pengusaha Ardian dan Harry sebagai perusahaan penyedia Bansos Covid-19 di kawasan Jabodetabek. KPK menduga Juliari memungut Rp 10 ribu dari paket bahan seharga Rp 300 ribu. KPK menduga Juliari sudah menerima Rp 17 miliar dari dua kali penyaluran bansos di Jabodetabek.

Baca: Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS


Sumber: tempo.co



Terkait
Pakar Usul Nama RUU Perampasan Aset Diubah, DPR Diminta Perkuat Perlindungan Hak Rakyat
Pakar Usul Nama RUU Perampasan Aset Diubah, DPR Diminta Perkuat Perlindungan Hak Rakyat
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Program Santunan Kematian Pemko Pekanbaru Sudah Berjalan
Program Santunan Kematian Pemko Pekanbaru Sudah Berjalan
Dua Tersangka Begal Taksi Online di Palembang Terancam
Pimpinan DPRD Pekanbaru Ikuti Apel Peringatan HUT Sumpa
Ludahi Pemuja Rahasia, Nurhayati Tewas Mengenaskan
Nasional
Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS
Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS
8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri
13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibr
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada Opsi Gerindra hingga Non Partai
Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada Opsi Gerindra hingga Non Partai
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Ha
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat M
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan