KPAI Nilai Pusat Lepas Tanggung Jawab Soal Pembukaan Sekolah

Mawardi Tombang
Sabtu, 21 November 2020 10:20:40

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, menilai pemerintah pusat lepas tanggung jawab karena menyerahkan izin pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka ke pemerintah daerah.

"Menyerahkan kepada pemerintah daerah tanpa berbekal pemetaan daerah dan sekolah yang dapat dikategorikan siap dan belum siap, menurut saya bentuk lepas tanggung jawab," ujar Retno dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 November 2020.

Retno mengatakan seharusnya izin pembukaan sekolah bukan diserahkan ke Pemda. Tetapi pemerintah membangun sistem informasi, komunikasi, koordinasi, dan pengaduan yang terencana. Sehingga, pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi melakukan persiapan pembukaan sekolah dengan infrastruktur protokol kesehatan.

"Dengan demikian tugas dan tanggung jawab dalam melindungi anak-anak demi kepentingan terbaik bagi anak di masa pandemik dapat terwujud," katanya.

Baca: Jika 3 Pihak Ini Sepakat, Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan Mulai Januari

Berdasarkan hasil pemantauan KPAI terhadap 48 sekolah di 8 provinsi, mayoritas belum siap melakukan pembelajaran tatap muka. Retno mengatakan dari pengawasan sejak 15 Juni-19 November 2020 itu, hanya 2 sekolah yang sudah sangat siap, yaitu SMKN 11 Kota Bandung dan SMPN 4 Kota Solo.

Sedangkan sekolah yang siap tetapi masih memerlukan protokol atau SOP Adaptasi Kebiasaan Baru adalah SMKN 1 Manonjaya kabupaten Tasikmalaya, SMKN 63 Jakarta Selatan, SMPN 1 Kota Magelang, SMPN 7 Kota Bogor, SDN Pekayon Jaya 06 Kota Bekasi dan SMPN 1 Kota Madiun.

Retno pun menyarankan pemerintah berfokus pada persiapan infrastruktur, sosialisasi protokol kesehatan, dan sinergi dinas kesehatan dengan Gugus Tugas Covid-19 di daerah. "Jika sekolah belum mampu memenuhi infrastruktur dan protokol atau SOP maka tunda dulu buka sekolah," tutur dia.

KPAI juga mendorong tes swab bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dengan biaya dari APBD dan APBN sebelum memulai pembelajaran tatap muka di sekolah. Selain itu, KPAI menyarankan untuk memulai uji coba pembelajaran tatap muka dengan sepertiga siswa, baik siswa SMA/SMK/SMP. "Jangan memulai PTM tanpa ujicoba terlebih dahulu," ujar Retno.

Baca: Fraksi PDI-P, Golkar, PKB, Demokrat Tolak RUU Ketahanan Keluarga

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengizinkan pemerintah daerah untuk melakukan pembukaan sekolah atau kegiatan belajar tatap muka di sekolah di seluruh zona risiko virus corona mulai Januari 2021.

"Perbedaan besar di SKB sebelumnya, peta zonasi risiko tidak lagi menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka. Tapi Pemda menentukan sehingga bisa memilih daerah-daerah dengan cara yang lebih detail," ungkap Nadiem Makarim dalam konferensi pers online dari akun Youtube Kemendikbud RI, Jumat.

Baca: Wapres: Peringkat Indonesia Naik di Global Islamic Economy Indicator

sumber: tempo.co

Terkait
Syahrul Aidi Terima Usulan Dari Pemkab Maluku Tenggara
Syahrul Aidi Terima Usulan Dari Pemkab Maluku Tenggara
Berkas Perkara Djoko Tjandra dan Andi Irfan Jaya Dilimp
Korpus Bemnus Puji Erick Thohir Letakkan Milenial di Pe
Sekko Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Penilaian Potensi Dan
Lainnya
Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy Meninggal Dunia
Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy Meninggal Dunia
Polres Karimun Imbau Warga Perpanjang SIM Seminggu Sebe
Sertifikasi Halal untuk UMKM Seharusnya Gratis
Gubernur Sumut Libatkan USU Seleksi Jabatan Eselon
Olahraga
Usai Laga Dengan Persija, RBC Siap Hadapi Liga Askot Pekanbaru
Usai Laga Dengan Persija, RBC Siap Hadapi Liga Askot Pekanbaru
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tra
Edwin Pratama Akan Perjuangkan Atlit Riau Masuk ke Timn
Daerah
Dua Minggu Direndam Banjir, Masyarakat Bonai Darussalam Butuh Bantuan
Dua Minggu Direndam Banjir, Masyarakat Bonai Darussalam Butuh Bantuan
Pemkab 50 Kota Sumbar Kunjungi Kelurahan Lembah Damai P
Fadil Pimpin DPW FW Pro-I Riau, Ginda Burnama Ditunjuk
Ekonomi
Mengenal Budi, Petani Asal Siak Yang Sukses di Bidang Holtikultura
Mengenal Budi, Petani Asal Siak Yang Sukses di Bidang Holtikultura
Perhatikan Warganya, Kades Padang Luas Ucapkan Terimaka
Sekda Siak: Apresiasi Baznas Tingkatkan Zakat Masa Pand
Hukum
Utang Lunas Tapi SKGR Raib, Nasabah Somasi BRI Pekanbaru Unit Sail 3x24 Jam
Utang Lunas Tapi SKGR Raib, Nasabah Somasi BRI Pekanbaru Unit Sail 3x24 Jam
MA Tolak Kasasi Paslon ASA, Nyatakan KPU Kuansing Tela
257 Napi Positif Covid-19 di Riau, Achmad Minta Menkumh
Kriminal
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Bertarung Dengan Sengit, Akhirnya Penjambret Warga Tara
Warga Kompak, Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Senama N
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan
Pariwara
DPRD Kampar Gelar Paripurna Penyampaian KUA PPAS APBD Kampar 2021
DPRD Kampar Gelar Paripurna Penyampaian KUA PPAS APBD Kampar 2021
Dari Paripurna Istimewa HUT ke-21 Rohul Secara Virtual,
Hari Jadi Rohul XXI, Pemkab Rohul Gelar Zikir dan Doa L