KPK Diminta Telusuri Kode Bina Lingkungan dalam Korupsi Bansos Covid-19

Mawardi Tombang
Rabu, 3 Februari 2021 14:15:20

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Masyarakat Antikorupsi Indonesia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menelusuri istilah Bina Lingkungan dalam kasus korupsi bansos Covid-19. MAKI menduga Bina Lingkungan adalah istilah yang digunakan di lingkungan Kementerian Sosial untuk menyebut perusahaan-perusahaan yang kerap mendapatkan jatah pengadaan bansos.

"Berdasar informasi yang Kami terima, terdapat dugaan penunjukan perusahaan penyalur Sembako Bansos Kemensos yang saat ini diproses KPK adalah perusahaan tersebut semata mata berdasar penunjukan dengan istilah Bina Lingkungan,” ucap Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Februari 2021.

Boyamin mengatakan praktek itu membuat penunjukkan perusahaan diduga tidak berdasar kemampuan, pengalaman dan kompetensi. Sehingga dalam menyalurkan sembako menimbulkan dugaan penurunan kualitas dan harga, serta merugikan masyarakat.

Baca: Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anomali Cuaca Ganggu Distribusi jelang Ramadhan

MAKI menyebut sejumlah perusahaan yang termasuk dalam daftar Bina Lingkungan di antaranya, PT SPM yang mendapatkan 25 ribu paket dengan pelaksana AHH; PT ARW mendapat 40 ribu paket, pelaksana FH; PT TIRA 35 ribu paket, pelaksana UAH; dan PT TJB 25 ribu paket, pelaksana KF. “Bahwa perusahaan yang mendapat fasilitas Bina Lingkungan selain 4 di atas, diduga masih terdapat sekitar 8 perusahaan lain,” ucap Boyamin.

Boyamin menduga perusahaan yang mendapatkan fasilitas Bina Lingkungan merupakan rekomendasi dari pejabat eselon I di Kemensos dan politikus di DPR. Boyamin mengatakan nama kedua orang itu sudah disebut oleh media massa. “Media massa telah menyebut oknum anggota DPR berasal dari PDIP, yaitu Ihsan Yunus dan Herman Herry,” ujar dia.

Baca: Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas

Menurut dia, istilah Bina Lingkungan dalam bansos Covid-19 juga terdapat dugaan rekomendasi dari politikus di luar PDIP, yang berasal dari beberapa parpol. “Oknum pemberi rekomendasi Bina Lingkungan diduga pejabat eselon I Kemensos dengan inisial PN dan oknum anggota DPR adalah ACH", kata Boyamin.

Baca: Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tahap Awal 400 Ribu Orang

Sumber: tempo.co

Terkait
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Brutal! Seorang Pria di Sydney Tinju dan Injak Kepala Wanita Hamil
Brutal! Seorang Pria di Sydney Tinju dan Injak Kepala Wanita Hamil
Terdiri dari Banyak Pulau, Kepri Mudah Kendalikan Penya
Mobil Listrik Pertama di Bengkulu Milik SMK Muhammadiya
DPR Pertanyakan Banyaknya Praktik Suap di Lapas
Ekonomi
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Mun
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sekt
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Global
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Politik
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Pendidikan
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecamatan Kampar Berjalan Lancar
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecamatan Kampar Berjalan Lancar
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6