Rekonstruksi Penembakan Anggota FPI Tengah Malam, Ini Alasan Polisi

Mawardi Tombang
Senin, 14 Desember 2020 07:37:29

KANALSUMATERA.com - Karawang- Polisi menggelar reka ulang atau rekonstruksi penembakan anggota FPI (Front Pembela Islam) di jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 pada Minggu malam hingga Senin dinihari nanti, 13-14 Desember 2020. Penembakan itu menewaskan enam anggota FPI.

"Rekonstruksi kejadian di Kilometer 50 jalan Tol Jakarta-Cikampek digelar di empat titik," ujar Kapolres Karawang Ajun Komisaris Besar Rama Samtama Putra saat memimpin apel persiapan rekonstruksi itu di Markas Polres Karawang, Minggu malam.

Ia mengatakan, rekonstruksi sengaja digelar pada waktu yang sama saat kejadian. Selama kegiatan rekonstruksi lokasi juga harus steril.

Alasannya, karena banyak petugas yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, termasuk jajaran kepolisian Lalu Lintas, baik dari Polres Karawang maupun dari Polda Metro Jaya. "Seluruh personel disebar di sejumlah titik untuk memastikan sterilnya lokasi rekonstruksi," ucap Rama.

Baca: Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Perkuat Soliditas Satuan


Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan, untuk kelancaran kegiatan rekonstruksi pihaknya akan melakukan pengaturan arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek. Bahkan akan dilakukan penutupan Gerbang Tol Karawang Barat, agar kegiatan rekonstruksi berjalan dengan aman dan lancar.

Rencana rekonstruksi ini juga sebelumnya sudah disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum, Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Andi Rian. Dia mengatakan, proses rekonstruksi bersifat terbuka dengan mengundang Komnas HAM, KontraS, Amnesty International Indonesia dan Kompolnas.

Kasus penembakan ini memang telah seluruhnya diambil alih oleh Bareskrim. Ada tiga alasannya yakni faktor locus delicti atau lokasi di mana terjadi tindak pidana. Peristiwa penembakan itu diketahui terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat.

Alasan kedua, adanya anggota Polda Metro Jaya yang ikut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Terakhir, guna menjaga obyektivitas, profesionalitas, serta transparansi di dalam penanganan kasus.

Baca: Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.

Sebagaimana diketahui, enam laskar FPI yang mengawal Rizieq Shihab tewas ditembak polisi di Jalan Tol Cikampek Kilometer 50 pada Senin dini hari, 7 Desember 2020 sekitar pukul 00.30. Menurut polisi, hal itu dilakukan karena laskar menyerang petugas menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Sekretaris Umum FPI Munarman membantah klaim polisi soal laskar pengawal Rizieq memiliki dan membawa senjata api. Menurut Munarman, setiap anggota FPI dilarang membawa senjata api, senjata tajam, bahan peledak, serta terbiasa dengan 'tangan kosong'. Dia menilai polisi telah memutarbalikkan fakta mengenai senjata ini.

Baca: Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

Sumber: tempo.co

Terkait
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem
Komisi IV Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
Walau Pasar Kripto Bergejolak, Justru Pengguna Pintu Futures Justru Tumbuh 37 Persen
Walau Pasar Kripto Bergejolak, Justru Pengguna Pintu Futures Justru Tumbuh 37 Persen
Pemko Pekanbaru Serahkan SK 96 Orang Imam Masjid Paripu
Fadil Pimpin DPW FW Pro-I Riau, Ginda Burnama Ditunjuk
Kemensos Teken MoU dengan Polri untuk Kawal Penyaluran
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol