Seleksi Tenaga PPPK, Kementerian PAN-RB Adakan Pertemuan dengan Kepala Daerah

Alwira Fanzary
Rabu, 23 Januari 2019 14:35:25
Saat tes CPNS belum lama ini

KANALSUMATERA.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanr-RB) Syafruddin dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana hari ini bertemu dengan bupati dan wali kota seluruh Indonesia.

Pertemuan ini sebagai persiapan dalam menghadapi pembukaan seleksi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan seperti yang diberitakan Okezone mengatakan, dalam pertemuan tersebut baik Menpan-RB maupun Kepala BKN akan memberikan pengarahan dan penjelasan mengenai seleksi P3K. Karena dalam pembukaan tenaga P3K ini mayoritas formasi disediakan untuk pemerintah daerah.

"Hari ini Kepala BKN dan Menpan akan bertemu wali kota dan bupati dari seluruh Indonesia di Batam. P3K kan sebagian besar daerah," ujarnya Rabu (23/1/2019).

Baca: Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Di sisi lain lanjut Ridwan, para kepala daerah juga diberikan pemahaman untuk memastikan kepastian pekerjaan dari para tenaga kerja P3K ini. Artinya harus ada kepastian perpanjangan kontrak setiap tahunnya kepada tenaga P3K tersebut dan tidak boleh adanya pemutusan kontrak tanpa sebab yang jelas dan fatal.

"Di sana harus dijelaskan dulu termasuk mengenai perpanjangan kontrak harus disampaikan dulu kepada mereka," ucapnya.

Dari sisi formasi pemerintah pusat juga harus menunggu hasil dari Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan kepala daerah. Sebab menurutnya, meskipun yang membuka formasi adalah pemerintah pusat, namun tetap saja penempatannya untuk di daerah.

Oleh karena itu menurut Ridwan pentingnya pemahaman kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia ini. Harus ada komitmen dari pemerintah daerah mengenai perpanjangan kontrak dan pemberian pengembangan kompetensi kepada pegawainya.

Baca: Anwar Usman Kembali ke Lingkar Kekuasaan, Kini Jadi Wantimpres

"Jadi tandatangan kontrak itu yang buat SK bupati, wali kota oleh karena itu kita ingin menyampaikan kepada mereka harus komitmen dong mereka akan diangkat dan sebagainya sebagainya. Komitmen memberikan pengembangan kompetensi," ujarnya.

Ridwan menambahkan, seleksi P3K sendiri nantinya akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama akan dilaksanakan pada Februari awal.

Sementara tahap kedua akan dilaksanakan pasca event demokrasi nasional Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Untuk tahap pertama nantinya hanya dikhususkan untuk tenaga honorer K2, dan tahap kedua akan dibuka untuk tenaga honorer K2 dan juga formasi umum.

"Yang khusus honorer K2 itu memang akan dilaksanakan sekitar Februari awal. Setelah pileg dan pilpres akan ada P3K yang umum dan CPNS 2019," katanya. Ozo/Kso



Terkait
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes TNI Cilangkap
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes TNI Cilangkap
Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Pelu
Pengukuhan Paskibraka HUT ke-81 RI Dijadwalkan 15 Agust
Purbaya Buka Suara Terkait Pencairan JHT yang Dikenai P
Lainnya
Isu Taliban, Novel Baswedan, dan Perkara Besar di KPK
Isu Taliban, Novel Baswedan, dan Perkara Besar di KPK
Hitungan Jam, 3 Pelaku Judi Online Ditangkap Sat Reskri
Ini penjelasan akademisi penyebab ubur-ubur terdampar k
Tujuh Partai Oposisi Thailand Tuntut Pemerintahan Milit
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik