Syahrul Aidi Perjuangkan Kesejahteraan Pesantren di Senayan

Mawardi Tombang
Kamis, 10 Juni 2021 13:12:13

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Pondok pesantren sebagai soko guru pengembangan agama Islam di Indonesia saat ini terus jadi jadi sorotan para wakil rakyat. Salah satunya sorotan itu disampaikan oleh Syahrul Aidi Maazat, anggota Komisi V DPR RI. Dia meminta pemerintah pusat memprioritaskan eksistensi pesantren. Pemerintah harus terus memprioritaskan anggaran untuk penguatan pesantren.

Hal ini disampaikan oleh Syahrul Aidi saat melakukan rapat koordinasi dengan pihak Kementerian PUPR pada Rabu (9/6/2021) di senayan. Salah satu persoalan di pesantren yang beliau sampaikan adalah pengadaan air bersih bagi siswa yang diasramakan.

"Kita apresiasi program pemerintah kepada pesantren melalui sanitasi pesantren. Tapi untuk perlu ketahui, diantara permasalahan krusial di pesantren adalah penyediaan air bersih. Kalau WC-nya kita siapkan, air tidak kita sediakan, padahal ada ribuan pelajar dan guru yang tinggal di asrama pesantren," urai Syahrul Aidi.

Usai rapat tersebut, Syahrul Aidi menjelaskan juga bahwa program Rumah Susun (Rusun) untuk pondok pesantren harus disempurnakan. Bukan saja membangun fisik gedung, namun juga komprehensif hingga pengadaan air bersih, sanitasi yang sempurna dan lainnya.

"Jika pesantren ini tidak kita perhatikan, maka kita khawatirkan kualitas pendidikan tidak akan terjaga. Secara fisik akan membuka peluang daerah kumuh baru terpusat" tambahnya. ***

Terkait
Tito Karnavian Kaji Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Beban APBD Daerah Bisa Berkurang
Tito Karnavian Kaji Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Beban APBD Daerah Bisa Berkurang
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Be
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Kasus Batu Bara, Hab
Lainnya
Anggota DPR RI Syahrul Aidi Dorong Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Anggota DPR RI Syahrul Aidi Dorong Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Camat Berkoordinasi Dengan DLHK Pekanbaru Perkuat Jalur
1.000 Orang Perpanjang SIM di Polda Kepri, Dapat Rekor
Jadwal UN Dimajukan Dua Pekan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Daerah
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Kebijakan Ekspor
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Kebijakan Ekspor
KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami
Mobil Pajak Keliling Hadir di Kelurahan Sialangmunggu P
Ekonomi
Kanada Balas Tarif AS 50 Persen, Mark Carney Siapkan Perlawanan Dolar demi Dolar
Kanada Balas Tarif AS 50 Persen, Mark Carney Siapkan Perlawanan Dolar demi Dolar
Karmila Sari Dorong UMKM Pekanbaru Inovatif dan Manfaat
BI Bali Perluas Pasar UMKM Wastra dan Kerajinan Lewat K
Pendidikan
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus
LT-II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, 80 Pramuka P
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Ijazah Siswa Tak Boleh Dit