Syahrul Aidi Soroti Aturan Pemerintah Pusat Yang Tumpang Tindih Terkait Covid-19

Mawardi Tombang
Rabu, 29 April 2020 11:51:00

KANALSUMATERA.com - Anggota DPR RI Fraksi PKS Syahrul Aidi Maazat menyebut bahwa pemerintah tidak siap dalam menghadapi wabah Covid-19. Banyak kebijakan pemerintah yang tumpang tindih sehingga memperparah keadaan.

Hal itu disampaikan oleh Syahrul Aidi saat dihubungi pada Rabu (29/4/2020) via telepon.

"Pemerintah kita saya liat masih belum berubah. Hal ini terlihat sekali saat wabah Covid-19 ini melanda negara ini. Banyak aturan dan kebijakn yang diambil tanpa ada sinkronisasi dengan semua stake holder. Sehingga banyak yang berbenturan dan membingungkan daerah dalam bekerja."terangnya di ujung telepon.

Setidaknya ada 4 stakeholder yang berkaitan erat dengan penaaganan Corona ini yaitu Kementrian Keuangan, Kemendagri, Kementerian Desa, Kementerian Sosial.

Dia menerangkan efek dari ketidak sinkronan itu, konflik sosial muncul di lapisan bawah saat ini. Hal itu dapat ditandai dengan berbagai penolakan yang dilakukan oleh kepala desa hingga ketua RT/RW yang tidak berani menjalankan aturan yang telah ditetapkan.

Baca: Prabowo Undang Jokowi ke Kertanegara, Ajudan Ungkap Pertemuan Dua Jam

"Saya mendapat banyak laporan, mulai Bupati, Kades hingga Ketua RT atau RW yang tak berani menjalankan beberapa intruksi pemerintah pusat. Ada yang takut masyarakat akan kecewa karena tak sesuai harapan. Ada juga yabg takut kena masalah pasca Covid-19. Akhirnya mereka hanya diam dan menunggu. Akibatnya penanganan Covid-19 makin susah korban berjatuhan" tambahnya.

Dia meminta agar pemerintah mengevaluasi cara kerjanya dalam penanganan Covid-19. Harus ada sinkronisasi menyeluruh atas semua kebijakan. Jangan sampai ada yang tumpang tindih dan menyulitkan pemerintahan daerah.

"Sederhanakan alur birokrasinya. Jangan buat bingung pemerintahan di daerah. Itu yang kita minta." tutupnya.

Rilis



Terkait
Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Polisi Dalami Pihak Lain
Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Polisi Dalami Pihak Lain
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Riau Jadi Wilayah
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun,
Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5
Lainnya
Dua Pekan Kegiatan TMMD Rohil, Semenisasi Jalan Tolu Rampung 100 Persen
Dua Pekan Kegiatan TMMD Rohil, Semenisasi Jalan Tolu Rampung 100 Persen
DPRD Pekanbaru Gelar Sidang Paripurna Terkait Perlindun
Pemko Medan Siap Dukung Percepatan Pembangunan Provinsi
SMKN 1 Tambusai Kutip Uang Pendaftaran Sekolah, Kepsek:
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Lebih Baik Tak Jadi Presiden
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Lebih Baik Tak Jadi Presiden
Prabowo Peringatkan Negara Penghina Indonesia, Siap Bon
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi A