Tim Prabowo Yakin Debat Jadi Berbobot Jika Karni Ilyas Calon Moderator

Islami
Rabu, 23 Januari 2019 20:54:11
Karni Ilyas

KANALSUMATERA.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak mempermasalahkan nama Karni Ilyas dicalonkan sebagai moderator debat kedua. BPN Prabowo-Sandi akan menghormati semua keputusan KPU tekait moderator debat.

"Prinsipnya kita hormati keputusan KPU," kata Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seperti dikutip dari detikcom, Rabu (23/1/2019).

Sudirman menilai Karni Ilyas merupakan sosok senior yang banyak dihormati publik. Dia yakin bila debat dipandu oleh Karni akan lebih berbobot.

Pak Karni orang yang senior, yang direspek oleh publik, pasti akan beri bobot bukan hanya debatnya tapi publikasinya," sebutnya.

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

Namun, dia tetap menyerahkan semua keputusan pemilihan moderator debat kedua nanti ke KPU. BPN mengatakan tak akan menolak calon-calon yang diusulkan.

"Kita serahkan ke KPU. Kita tidak akan tolak siapapun. Tapi kalau diminta beri nama kita ajukan," ucap Sudirman.

Selain Karni Ilyas, sebelumnya muncul nama Najwa Shihab, Alfito Deannova, dan Tommy Tjokro. Karni diusulkan oleh pihak stasiun televisi (TV) penyelenggara debat.

Debat kedua akan dilaksanakan pada 17 Februari 2019. Tema yang diangkat adalah energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan kehutanan, serta infrastruktur. Debat akan berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta. iin



Terkait
HUT RI ke-81, Polri Kirim 44 Truk Bantuan untuk Korban Gempa Flores
HUT RI ke-81, Polri Kirim 44 Truk Bantuan untuk Korban Gempa Flores
Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di S
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Tsun
MA Koreksi Kasus Timah: Kerusakan Lingkungan Rp271 Tril
Lainnya
SMA Negeri 9 Pekanbaru Gandeng Imigrasi Pekanbaru Membuat Paspor Kolektif Bagi Guru dan Siswa
SMA Negeri 9 Pekanbaru Gandeng Imigrasi Pekanbaru Membuat Paspor Kolektif Bagi Guru dan Siswa
Pemda se-Riau Pecat Tak Hormat 190 ASN, Ada yang Menggu
Prabowo Tertinggal 20% di Survei Konsepindo, BPN Tetap
Air Asia Komentari, Penjualan Tiketnya Hilang di Travel
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung