Tinggal di Bekas Kandang Kambing, Keluarga Ini tak Dapat PKH

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Maret 2019 14:37:52
Ibu Ilah dan anak-anaknya

KANALSUMATERA.com - Kisah pilu dialami oleh pasangan suami istri, Zahidin (40) dan Ilah (36) warga Kampung Cidadap, RT 03 RW 13, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Selama 4 tahun lebih bersama ketujuh anaknya, mereka tinggal di gubuk bekas kandang kambing.

Saat ditemui di kediamannya, gubuk berukuran 250x250 cm tersebut berada di belakang lahan milik mertuanya, Anda (70). Sementara didepan gubuknya adalah rumah permanen mertuanya. Gubuk tersebut dibangun oleh kayu-kayu dan beratapkan asbes.

Tidak terdapat ventilasi udara kecuali pintu utama. Tempat keluar masuk orang ke dalam gubuk tersebut. Sementara dibagian bawah gubuk diisi oleh hewan-hewan peliharaan seperti ayam. Sementara disamping gubuk, dibuat dapur dan kamar mandi seadanya.

Keempat anaknya yaitu Herman (17), Randi (20), Narya (13) dan Hendar (13) putus sekolah. Herman dan Randi menyelesaikan pendidikan hanya sampai sekolah dasar (SD). Sementara Narya dan Hendar sekolah hanya sampai kelas 5 SD.

Baca: Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026

"Mereka gak mau sekolah. Saya udah marahin agar sekolah tapi tetap gak mau," ujar orangtuanya Ilah (36) kepada wartawan di kediamannya, Kamis (28/3).

Sementara itu, anak kelimanya, Aas (6) sudah akan masuk sekolah. Saat ini, Herman dan Randi hanya diam di rumah sebab tidak bekerja. Sebelumnya, beberapa bulan ke belakang, Randi sempat bekerja sebagai pembuat cobek di wilayah Padalarang.

Ilah seperti yang dilansir dari Republika.co mengungkapkan, suaminya bekerja sebagai buruh penggali batu yang dimanfaatkan salah satu diantaranya untuk membuat cobek. Dengan penghasilan perminggu sebesar Rp 300 ribu. Sebelum-sebelumnya, suaminya hanya mendapat upah Rp 150 ribu perminggu.

"Rp 300 ribu dicukup-cukupkan saja untuk sehari-hari. Kalau ibu mah ngurus bumi sama anak-anak," ujarnya.

Baca: Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat

Ia mengaku memilih tinggal di gubuk bekas kandang tersebut sebab ingin hidup mandiri bersama suaminya. Selama hidupnya, dirinya memgaku tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Kecuali kemarin karang taruna memberikan bantuan berupa matras dan sembako.

"Belum dapat PKH, bantuan sosial atau yang lainnya. Tidak ada bantuan. BPJS juga tidak punya," ujarnya.

Dirinya mengungkapkan jika suami sedang tidak bekerja maka untuk kehidupan sehari-hari dirinya sering meminjam uang ke tetangga. Anda (70), mertua Ilah mengaku sudah memberitahukan anaknya untuk pindah ke rumahnya. Namun, Ilah dan suaminya tetap bersikukuh ingin tinggal di gubuk belakang rumahnya. "Katanya ingin mandiri dan meurih," katanya. Kso

Baca: Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan



Terkait
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal
Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet,
Dana Transfer Daerah Berpeluang Ditambah, Pemerintah Si
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Lainnya
Serangan AS di Iran Tewaskan Sedikitnya 19 Orang, Korban Luka Capai 142
Serangan AS di Iran Tewaskan Sedikitnya 19 Orang, Korban Luka Capai 142
Ini Daftar Tokoh yang Disuntik Vaksin Covid-19 Perdana
Kelurahan Air Dingin buka Posko Relawan Peduli Covid 19
3 Warga Rohil Kedapatan Curi Pipa Safety Guard Chevron
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I