Kemenag Mulai Seleksi Calon Petugas Haji 2019

Alwira Fanzary
Senin, 25 Februari 2019 18:14:24
Saat seleksi

KANALSUMATERA.com - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, hari ini, Senin 25 Februari 2019, mulai melakukan seleksi calon petugas haji 1440 Hijriah/2019 Masehi. Seleksi dilakukan secara berjenjang, dari Kantor Kemenag kabupaten/kota hingga Kanwil Kemenag Provinsi dan Satker Eselon I Kemenag pusat.

"Hari ini seleksi digelar serentak di Kankemenag kabupaten/kota di seluruh Indonesia," tutur Direktur Bina Haji, Khoirizi, saat ikut menyaksikan proses seleksi di Kankemenag Yogyakarta, Senin 25 Februari 2019 seperti yang dilansir dari viva.co.id.

Menurut Khoirizi, petugas haji terbagi dua, kloter dan non kloter. Seleksi dilakukan untuk memilih keduanya.

Jemaah haji Indonesia terbagi menjadi 511 kloter. Setiap kloter ada lima petugas, yaitu tiga petugas kesehatan (dokter dan perawat), serta masing-masing petugas pemandu haji dan pembimbing ibadah haji Indonesia.

"Untuk petugas kloter, total ada 1.022 orang yang direkrut Kemenag, dan 1.533 orang yang direkrut oleh Kemenkes," ujarnya.

Baca: Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri

"Jadi, untuk komposisi petugas kloter terdiri 40 persen petugas Kemenag dan 60 persen petugas Kemenkes," lanjutnya.

Untuk petugas non kloter, lanjut Khoirizi, jumlahnya 1.226, terdiri atas 914 petugas yang direkrut Kemenag dan 312 petugas yang direkrut Kemenkes. Sebanyak 914 petugas Kemenag terdiri atas Kemenag dan unsur instansi terkait, antara lain, TNI/Polri, Media Center Haji (MCH), unsur perguruan tinggi, masyarakat, Biro Pusat Statistik (BPS), Konsultan Ibadah, dan lainnya.

"Selama di Saudi, 914 petugas non kloter akan bertugas pada bidang layanan umum yang mencakup akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Juga layanan bimbingan ibadah, perlindungan, keamanan, termasuk publikasi," tuturnya.

"Sementara 312 non kloter Kemenkes, akan fokus pada layanan kesehatan jemaah haji," tuturnya.

Seleksi tingkat Kankemenag kabupaten/kota berlangsung sehari dalam bentuk tes tertulis. Dijelaskan Khoirizi, total ada 100 soal, dengan komposisi: pengetahuan manasik (fiqh) 15 persen, manasik lanjutan 15 persen, umum 15 persen, regulasi perhajian 15 persen, akomodasi haji 10 persen, transportasi haji 10 persen, konsumsi haji 10 persen, dan Siskohat 10 persen.

Baca: DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah

"Total ada 100 soal. Untuk regulasi dan soal pelaksanaan seleksi dibuat pusat. Pelaksanaan sepenuhnya dilakukan Kankemenag kabupaten/kota," ujarnya.

"Pengawasan proses seleksi dilakukan oleh KPHI dan Itjen Kemenag," lanjutnya.

Seleksi kabupaten/kota diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kemenag, termasuk guru madrasah, penyuluh, dan penghulu KUA serta tenaga profesional lainnya. Tahapan seleksi tingkat kabupaten/kota meliputi seleksi administrasi dan seleksi kompetensi/tes tertulis.

"Kankemenag kabupaten/kota akan memilih peserta terbaik sejumlah dua kali lipat dari kuota yang ditetapkan untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi," ujarnya.

"Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Februari di Kankemenag setempat," lanjutnya.

Baca: Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas

Peserta yang lolos seleksi di kabupaten/kota, akan mengikuti seleksi tingkat provinsi. Seleksi tingkat provinsi dilaksanakan di Kanwil Kemenag Provinsi pada 5 Maret 2019. Seleksi tingkat provinsi berupa tes kompetensi berbasis CAT dan wawancara dan/atau praktik.

"Hasil seleksi tingkat provinsi akan diumumkan pada 8 Maret di Kanwil Kemenag Provinsi," terangnya.

Kakanwil selanjutnya akan melaporkan hasil seleksi tersebut ke Ditjen PHU untuk ditetapkan sebagai PPIH Arab Saudi 1440 H/2019 Masehi.

"Untuk seleksi di tingkat Eselon I, akan digelar pada 4 April di Asrama Haji Pondok Gede," tuturnya.

Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DI Yogyakarta Imam Khoiri mengatakan, seleksi di wilayahnya diikuti 106 peserta, terdiri atas 40 peserta untuk formasi Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 26 peserta untuk Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) terdiri atas unsur ormas, antara lain, NU dan Muhammadiyah, 14 peserta formasi layanan konsumsi, 13 peserta layanan akomodasi, tujuh peserta layanan transportasi, serta tiga peserta Siskohat.

Baca: Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Dorong Regulasi Anti Monopoli

"Ada juga tiga peserta seleksi pembimbing ibadah yang akan tergabung dalam petugas non kloter," ujarnya.

"Seleksi dilakukan di lima Kankemenag kabupaten/kota di Kanwil Kemenag Yogyakarta," lanjutnya. Kso

Terkait
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Januari 2026
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Januari 2026
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
SPS Riau Gelar Workshop Humas dan Media, Peserta Sebut Sangat Membantu Kerjanya
SPS Riau Gelar Workshop Humas dan Media, Peserta Sebut Sangat Membantu Kerjanya
Aplikasi Pustaka Q SMPN 1 Siak Hulu Mudahkan Proses Bel
Pelajar Aceh Singkil Rekam Buaya Putih Berjemur di Ping
Israel Bunuh 56 Anak Palestina Sepanjang Tahun 2018
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan
Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi da
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha