Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar

Kanama
Rabu, 4 November 2026 17:08:49

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dua perwira tinggi Polri lainnya berpotensi mengarah pada tindakan makar. Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (04/11/2026).

Ia menilai dugaan penyadapan terhadap kepala negara bukan persoalan biasa karena berpotensi mengancam keamanan serta kepentingan negara. Menurut Prasetyo, tindakan tersebut menjadi semakin serius apabila dilakukan melalui akses ilegal dan disertai dugaan penghilangan barang bukti elektronik.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah memandang persoalan tersebut sebagai tindakan yang dapat membahayakan keselamatan pimpinan negara maupun kepentingan nasional.

Baca: Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Lebih Baik Tak Jadi Presiden

Sebelumnya, Prasetyo juga mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani keputusan presiden mengenai pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

"Bapak Presiden telah menandatangani keputusan presiden mengenai pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan," ujar Prasetyo.

Baca: BMKG Petakan 20 Wilayah Berpotensi Hujan pada Senin 28 September 2026

Pemberhentian tersebut dilakukan setelah Listyo Sigit terseret dalam perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Tiga Jenderal Ditetapkan sebagai Tersangka

Dalam perkembangan penanganan perkara, Bareskrim Polri sebelumnya mengumumkan penetapan tiga jenderal sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal.

Baca: Hendry Munief Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dikembangkan, Baterai Bekas Potensi Baru

Ketiganya masing-masing berinisial LSP, ASN, dan EH. Selain Listyo Sigit Prabowo, dua nama lainnya adalah Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan pemeriksaan secara ilmiah.

Baca: Tragedi KMP Virgo Transport 8, DPR Desak Kemenhub Perketat Uji Kelayakan Kapal

Dugaan penyadapan tersebut disebut berlangsung pada periode 2025 hingga 2026. Penyidik juga mendalami dugaan penghapusan jejak elektronik serta akses ilegal yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Istana Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Di tengah mencuatnya kasus tersebut, pemerintah memastikan persoalan yang melibatkan sejumlah oknum tidak akan mengganggu pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

Prasetyo menyebut pemerintah telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan seluruh tugas dan fungsi kepolisian tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa kegiatan penyadapan harus dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Baca: Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penyadapan terhadap kepala negara serta keterlibatan sejumlah pejabat tinggi kepolisian.

Meski Mensesneg menilai peristiwa tersebut mengarah pada makar, proses hukum tetap harus berjalan berdasarkan alat bukti dan ketentuan perundang-undangan. Penetapan tersangka juga tidak serta-merta menghapus asas praduga tak bersalah terhadap pihak-pihak yang terlibat. (SM)



Terkait
Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp10,5 Triliun per Tahun
Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp10,5 Triliun per Tahun
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Lainnya
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
KPU Batam Resmi Tetapkan Rudi-Amsakar Pimpin Kota Batam
Jokowi Buka Peluang Vaksinasi Covid-19 Mandiri
Spanduk Jokowi Picu Ricuh di Acara Prabowo
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Hukum
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat