Pernyataan Dudung Abdurachman soal Bubarkan FPI Dinilai di Luar Ranah TNI

Mawardi Tombang
Senin, 23 November 2020 10:11:23

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Co-founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan bahwa pernyataan Panglima Daerah Militer Jayakarta alias Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengatakan akan membubarkan Front Pembela Islam (FPI), tak tepat. Secara fungsi, Khairul menegaskan, TNI tak bisa membubarkan ormas.

"Pencopotan baliho adalah urusan penegakan hukum (menyangkut legalitasnya adalah urusan Satpol PP setempat, menyangkut kontennya jika melanggar hukum ya urusan polisi), sedangkan soal pembubaran FPI merupakan wilayah politik," kata Khairul saat dihubungi, Ahad, 22 November 2020.

Ia meragukan langkah pencopotan baliho dukungan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab, merupakan inisiatif pribadi Pangdam Jaya. Ia melihat tindakan itu merupakan rangkaian peristiwa dan narasi yang dibangun oleh Panglima TNI dalam sekitar sepekan terakhir.

"Artinya, bisa saja hal itu dilakukan atas arahan dan perintah pimpinan," tutur dia.

Baca: Menteri LH Dorong Istilah Pemulung Diubah Jadi Pekerja Pemilah Sampah

Ia menilai pernyataan Dudung tersebut menegaskan nuansa kental masa lalu, yang masih menonjolkan TNI yang arogan, suka menakut-nakuti, dan menunjukkan lembaga-lembaga lain lemah. Khairul menegaskan TNI tetap harus diingatkan agar tak terlalu jauh masuk ke ruang politik melampaui mandatnya, yang justru bisa mengancam demokrasi, supremasi sipil, HAM dan ketentuan hukum.

"Bagaimanapun selalu ada pintu masuk bagi TNI untuk ikut terlibat dalam urusan penyelenggaraan negara. Tapi kata kuncinya adalah politik negara. Sepanjang ada kebijakan dan keputusan politik negara yang mendasarinya, ya itu aman bagi TNI," ujar dia.

Baca: BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar Langsung Dikembalikan ke Kas Negara


Sumber: tempo.co



Terkait
Anggaran MBG Dipisah, Komisi X DPR Dorong Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas APBN 2027
Anggaran MBG Dipisah, Komisi X DPR Dorong Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas APBN 2027
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Se
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerinta
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Lainnya
BKKBN dan Disdalduk Pekanbaru Optimalkan Peran Kader IMP
BKKBN dan Disdalduk Pekanbaru Optimalkan Peran Kader IMP
Kalau Benar Lakukan Pelanggaran, Pengamat Minta KPI San
Pejabat Pemkot Cirebon Ditetapkan Sebagai Tersangka Kor
Caleg Partai Lokal Aceh Dianggap Langgar Kode Etik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket