Surat Terbuka Hendry Munief Untuk Presiden Prancis

Mawardi Tombang
Sabtu, 31 Oktober 2020 00:45:52

Surat Terbuka Ketua DPW PKS Provinsi Riau atas Pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron

Kepada Presiden Perancis
Mr. Emmanuel Macron

Tuan Presiden, saya Hendry Munief, seorang Muslim berdarah Melayu dari Provinsi Riau, Indonesia, yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau.

Kebebasan berpendapat merupakan hak asasi bagi setiap manusia. Kebebasannya dijamin secara legal, bukan hanya di Negara kami Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melainkan juga negara anda, Perancis, serta di berbagai Negara di belahan dunia ini.

Baca: Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Namun dalam kebebasan berpendapat ini tentu saja dibatasi oleh norma, ketatasusilaan, agama, serta kearifan lokal. Oleh karena itulah, pernyataan Anda yang mendiskreditkan Islam, serta dukungan Anda terhadap karikatur pelecehan atas Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam merupakan tanda kebebasan yang melanggar hal-hal di atas.

Bagi kami Umat Islam dunia; yang bahkan sebagian kecilnya ada di Perancis, Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam merupakan sosok agung, yang tidak memiliki tandingan dalam derajat kemuliaannya apabila dibandingkan dengan manusia manapun di dunia ini sampai akhir zaman kelak. Beliau bukan hanya sosok teladan, melainkan juga Guru Peradaban yang keilmuannya diserap oleh manusia di dunia ini, bahkan di Perancis sendiri.

Kemudian dalam bingkai kultur Melayu dimana kami terlahir, di Provinsi Riau khususnya. Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah menegaskan bahwa seseorang disebut Orang Melayu adalah ketika Dia Berbahasa Melayu, Berbudaya Melayu dan Beragama Islam. Berbahasa Melayu yakni Bahasa Indonesia, Berbudaya Melayu satu diantaranya yakni mampu menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, keramahtamahan, serta tegas terhadap segala bentuk penyimpangan. Beragama Islam, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam. Hal itulah yang membuat kami perlu menyampaikan kepada Anda, bahwa apa yang Anda kemukakan merupakan hal yang sangat melukai kami sebagai Orang Melayu yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Atas dasar itulah kami mengecam pernyataan Anda tentang Islam dan dukungan Anda terhadap karikatur yang disematkan kepada Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam. Sungguh tindakan Anda adalah tindakan keji dan tidak pantas dilakukan seorang pemimpin negara. Segeralah meminta maaf kepada umat Islam di seluruh dunia, serta tidak lagi mengulangi hal serupa.

Dalam hal ini pula kami perlu mengingatkan kembali kepada Anda, bahwa umat Islam juga memiliki kontribusi yang tidak sedikit untuk Perancis. Perusahaan-perusahaan dari Negara Anda berdiri megah di negara-negara Muslim, dengan jaminan keamanan dan kenyamanan dari seluruh bentuk penindasan bahkan celaan-celaan rasis. Belum lagi bila menghitung kontribusi kaum muslimin di negara anda dalam bidang pemikiran, olahraga, ekonomi, dan banyak lainnya.

Baca: Kejagung Periksa 16 Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi MBG Terus Bergulir

Sejatinya krisis yang Anda sematkan kepada Islam, tidak lebih dari ketakutan Anda yang berlebihan, kemudian didukung dengan opini-opini yang bermuatan Islamophobia. Sehingga imajinasi Anda tentang Islam, jauh dari fakta sebenarnya yang menggambarkan bagaimana indahnya Islam itu sendiri.

Tuan Presiden, melalui surat terbuka ini, kami merekomendasikan Anda; undanglah para Ulama Muslim di Negeri Anda bila benar-benar Anda merasa Islam terasa sangat mengerikan. Berdiskusilah secara terbuka, sampaikan resah Anda, serta dengarkan apa yang mereka ucapkan.

Cara di atas adalah cara terbaik dalam mengatasi ketakutan Anda yang berlebihan terhadap Islam. Percayalah, para Ulama tidak bersenjata, tidak pula memiliki kekuatan untuk makar, bahkan mereka mencintai Anda sebagai Presiden dan Negeri Perancis di atas diri mereka sendiri ketika anda menghargai Nabi Muhammad SAW.

Demikian Surat Terbuka ini kami sampaikan, atas perhatian Anda kami ucapkan terima kasih.

Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau - Indonesia

Baca: Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Tingkatkan Tukin Prajurit TNI

30 Oktober 2020

H. Hendry Munief, MBA.



Terkait
Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK Paruh Waktu Masih Menanti Kepastian Gaji
Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK Paruh Waktu Masih Menanti Kepastian Gaji
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Si
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Bar
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Lainnya
Pelatihan Kopdes Merah Putih Disorot, Kemhan Tegaskan Peserta Bukan Digaji Rp10 Juta
Pelatihan Kopdes Merah Putih Disorot, Kemhan Tegaskan Peserta Bukan Digaji Rp10 Juta
Hendry Munief Dorong Kolaborasi Besar untuk Majukan UMK
Tingkatkan Disiplin Kinerja dan Kekompakan, Kadis LH Ro
Dua Menteri Tersangka Korupsi, Muhammadiyah: Budaya Kor
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat