Untukmu Tuan Syam

Alwira Fanzary
Sabtu, 27 April 2019 09:07:48
Ilustrasi,

Masih dalam pekan ini peringatan Hari Otonomi Daerah: yang ke-23. Tapi ternyata mental feodal: menyembah pejabat yang lebih tinggi dan mendongak pada mereka yang dipimpin masih berlumut pada pejabat di negeri ini.

'Awak sarjanalah. Sekolahlah sikit'.

Perkataan itu meluncur dari gubernur Riau, Syamsuar, pada wartawan yang meminta tanggapan dan imbauannya kepada masyarakat Riau terkait quick count Pilpres.

Meskipun akhirnya ada pertemuan. 'Sebenarnya tidak ada masalah. Hanya miskomunikasi saja. Jadi, buang yang keruh, ambil yang jernih,' kata Syam.

Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama

Entah tekanan psikis apa yang melanda tuan satu ini. Tertekan karena belum bisa sepenuhnya wujudkan progja prioritas 100 hari usai pelantikan itu? Saya rasa tidak. Masih ada waktu. Lagi pula progja yang disebut itu sebagian besar juga normatif. Tidak ada standar penilaian berhasil atau tidaknya.

Apa karena DBH dari pusat mencapai 1,7 Triliun rupiah yang belum juga ditransfer ke Riau itu? Saya ragu. Apa Syam sepeduli itu. Dan membuat sikafnya dinilai wartawan tak elok.

Atau saat dua bulan menakhodai Riau, Syam mendapatkan kritikan tajam dari DPRD? Sebagai lembaga kontrol jalannya eksekutif. Kalau ini saya rasa jauh dari kata mungkin.

Dari dulu DPRD Riau itu ramahnya mintak ampun pada gubernur. Siapapun gubernurnya. Bahkan kursi ketua DPRD pun bisa kosong hampir setahun karena pengaruh gubernur yang juga ketua Partai kala itu.

Baca: Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas

Lalu apa gerangan?

Teringat saya Bupati Mandailing Natal yang mengajukan permohonan pengunduran diri yang salah alamat itu. Tersebab tak mampu memenangkan sang tuan di daerah yang dipimpinnya.

Bisa jadi inilah gerangan penyebabnya. Alasan yang sama: paslon capres yang didukung, atau yang terpaksa didukung, dengan hitung-hitungan yang ada, kalah telak di Bumi Lancang Kuning ini. Entah konsekuensi apa setelah itu.

Tapi apapun penyebabnya, pasti tidak akan dijumpai alasan untuk membenarkan sikaf Syam.

Baca: Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau dan Dorong Anggaran Afirmatif

Rasanya tak perlu harus mengajari Syam tentang falsafah kita mengenai kepemimpinan di tanah Melayu ini.

Tentang 'Didahulukan Selangkah' itu: Bukan hanya tentang dihormati dan disegani. Tapi juga bagaimana saat satu kampung menderita, ia yang paling teruk.

Juga falsafah 'Ditinggikan Seranting' itu: Bukan hanya tentang sebagai peneduh. Tapi juga bagaimana saat ia diterpa kencangnya angin, ia tetap kokoh, bukan malah menimpakan beban.

Ini bukan tentang kami wartawan yang minta dihormati. Kami wartawan ini sama saja dengan profesi apapun di dunia ini. Yang berandal ada. Yang sikafnya seperti malaikat juga mungkin tidak sedikit.

Baca: Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri

Perihal sekolah atau pendidikan. Setahu saya bukan tipikal wartawan memajang titel agar dianggap kaum intelektual. Gelar magister ataupun doktor itu gelar yang biasa saja bagi wartawan.

Jargon: kami sahabat media, kami mitra media. Jangan hanya untuk bermanis bibir. Juga jangan hanya untuk pemilik-pemilik media. Cobalah sikaf itu Tuan Syam tumpahkan pada wartawan yang bertungkus lumus mengabarkan apa yang tuan perbuat agar tersampaikan kepada masyarakat banyak.

Tuan juga mungkin masih ingat bagaimana ucapan serapah gubernur Riau sebelumnya, Anas Ma'mun pada wartawan. Beberapa waktu sebelum dibui. Marilah benar-benar bersahabat. Jangan basa-basi.

Hanya mengingatkan saja. Tak selamanya jadi penguasa. Jangan sampai kuasa lepas tuan tak dipandang orang.

Baca: Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubungkan Utara dan Selatan Pulau Sumatera

Oleh : Alwira Fanzary Indragiri

-Wartawan

-Ketua OKP Lingkar Anak Negeri Riau(LAN-R)

Terkait
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam Syafaat: Puluhan KUD Mitra Dari Luar Desa
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam Syafaat: Puluhan KUD Mitra Dari Luar Desa
Total Empat Bom Jaringan Teroris Rabbial Dimusnahkan Ji
KKI Sebut Kekompakan Maskapai Bikin Masyarakat Merugi
Ma'aruf Amin Tak Diajak Dalam Pertemuan Ketum Parpol da
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Nasional
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf d
Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemer
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini