Komnas KIPI: Belum Ditemukan Reaksi Anafilaktik Selama Vaksinasi Covid-19

Mawardi Tombang
Senin, 25 Januari 2021 06:45:49

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Ketua Komnas KIPI (Kejadian Ilutan Pasca Imunisasi), Hindra Irawan Satari mengatakan bahwa sampai saat ini belum ditemukan reaksi anafilaktik akibat vaksinasi Covid-19. Anafilaktik adalah syok yang disebabkan oleh reaksi alergi yang berat.

"Reaksi anafilaktik ini sangat jarang terjadi. Dari satu juta dosis, terjadi sebanyak satu atau dua kasus," ucap Hindra dikutip dari laman resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, Ahad, 24 Januari 2021.

Guru Besar UNPAD sekaligus Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Sinovac, Kusnadi Rusmil menegaskan bahwa kejadian anafilaktik pasti akan terjadi untuk penyuntikan skala besar, sehingga sudah menjadi tugas fasilitas pelayanan kesehatan siap mengantisipasi kemungkinan kejadian tersebut.

Baca: BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI

“Kalau kita lakukan vaksinasi 1 juta saja, 1-2 orang akan pingsan. Kalau yang disuntik 10 juta maka yang pingsan 10-20 orang, orang akan ribut, medsos akan bertubi tubi, media sibuk. Padahal memang seperti itu. Jadi kita harus siap-siap," kata Kusnadi.

Namun, Kusnadi menjelaskan bahwa vaksinasi memiliki manfaat yang lebih besar dibanding risikonya. Vaksin yang saat ini dipakai dalam program vaksinasi ini dipastikan aman sesuai dengan rekomendasi WHO, memiliki reaksi lokal dan efek sistemik yang rendah serta memiliki imunogenitas tinggi serta efektif untuk mencegah Covid-19.

Baca: Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anomali Cuaca Ganggu Distribusi jelang Ramadhan

Sejauh ini, ujar dia, reaksi anafilaktik tidak ditemukan dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Hanya ditemukan reaksi ringan seperti sering mengantuk seperti yang dialami oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan artis Rafi Ahmad

Jika terjadi reaksi anafilaktik pasca vaksinasi Covid-19, lanjut Kusnadi, pemerintah telah mengaturnya dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 12 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Dalam Permenkes tersebut tercantum anafilaktik sebagai upaya preventif apabila terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Baca: Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem

Dalam pasal 1 nomor 8 disebutkan bahwa peralatan anafilaktik adalah alat kesehatan dan obat untuk penanganan syok anafilaktik termasuk dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. “Sudah ada petunjuknya di Peraturan Menteri Kesehatan, reaksi anafilaktik tergolong ke dalam KIPI serius. Sehingga apabila terjadi KIPI serius, setiap kejadian harus segera dilaporkan secara berjenjang yang selanjutnya diinvestigasi oleh petugas kesehatan yang menyelenggarakan imunisasi," katanya.

Baca: Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Sumber: tempo.co

Terkait
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link and Match dan Vokasi Siap Kerja
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link and Match dan Vokasi Siap Kerja
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN Bangkinang Kelas IB
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN Bangkinang Kelas IB
"Sumatera Prestige Cup 2019" Digelar di Takengon, Dinil
Hadapi Resiko Gagal Panen, Petani Tubaba Diminta Ikut A
Bapenda Pekanbaru Capai Angka Rp 506 Miliar PAD Sektor
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya