Indo Barometer Nilai Sandiaga Uno Berpotensi Jadi Menteri Kelautan

Mawardi Tombang
Jumat, 18 Desember 2020 10:04:10

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menyebutkan beberapa nama yang berpotensi menduduki jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menggantikan Edhy Prabowo yang terjerat dugaan kasus korupsi. Salah satu nama yang muncul ialah Sandiaga Uno.

Qodari menjelaskan ada dua kebutuhan yang harus dipenuhi menteri yang duduk di kabinet, yakni kompetensi atau profesionalisme dan akomodasi politik. Hal tersebut disampaikan Qodari saat FPCI Virtual Publik Discusion: Indonesia's Economic and Political Outlook 2021, Kamis kemarin.

Dalam konteks itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari Batubara jelas merupakan bagian dari akomodasi politik terhadap Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum partai politik. "Edhy dipilih sendiri oleh Prabowo dan Juliari juga dipilih oleh Megawati," katanya.


Ia menilai kasus dugaan korupsi yang menjerat dua menteri, yakni Edhy Prabowo dan Juliari Batubara, menurut dia, tidak akan mempengaruhi pemerintahan selama Presiden Jokowi tidak mengganti dengan orang dari parpol lain di luar Gerindra dan PDIP atau tanpa persetujuan Prabowo dan Megawati.

Baca: Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan


Namun, menurut Qodari, tidak mudah bagi Prabowo untuk memilih pengganti Edhy Prabowo karena punya kedekatan secara pribadi dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu. Qodari yakin jika pengganti Edhy sebagai menteri akan tetap berasal dari Partai Gerindra. Demikian pula dengan pengganti Juliari yang juga berasal dari PDI Perjuangan.

Ia menyebutkan Fadli Zon dan Sugiono memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan menteri, tetapi secara struktural jabatan di Partai Gerindra ada juga nama Ferry Juliantono yang juga berpeluang. Akan tetapi, Qodari berpendapat akan sangat menarik jika Sandiaga Uno yang dipilih karena secara pribadi populer dan juga merupakan calon wakil presiden pada Pilpres 2019.

Jika Sandiaga Uno menjadi menteri, kata dia, kabinet akan lebih populer dan lebih dari itu Sandiaga sangat kaya sehingga tidak akan terjerat skandal korupsi untuk sekadar membeli barang mewah.

Sementara untuk pengganti Juliari sebagai Mensos, Qodari menyebutkan, bahwa Juliari adalah pengurus pusat DPP PDI Perjuangan dan berasal dari Sumatera Utara. Selain politik, kata dia, kabinet juga merepresentasikan etnis di Indonesia sehingga pengganti Juliari kemungkinan juga akan berasal dari Sumatera Utara dan memiliki jabatan di kepengurusan pusat parpol, seperti Eriko Sotarduga dan Sukur Nababan.

Baca: Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Peluang Jadi PNS 2027

Namun, ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan nama lain yang dipilih, seperti Ribka Tjiptaning yang selama ini bertanggung jawab atas masalah kemasyarakatan di PDI Perjuangan. Bisa juga, kata Qodari, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang belakangan ini banyak diperbincangkan menjadi Menteri Sosial dan memang potensial. Sebab Megawati sangat memercayai Risma sebagai sosok pekerja keras.

Baca: 10,67 Juta Orang Berebut Kerja, Pakar UGM Dorong Pendidikan Direvitalisasi

Sumber: tempo.co



Terkait
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Lainnya
Bekas Anggota FPI Disarankan Bergabung ke NU atau Muhammadiyah
Bekas Anggota FPI Disarankan Bergabung ke NU atau Muhammadiyah
Eks THL DLHK Minta ke DPRD Pekanbaru Sampaikan ke Wako
Syahrul Aidi Kunjungi Almamater, Tinjau Beberapa Fasili
Kakek Karmin Asal Surabaya Gantung Diri Belakang Baliho
Politik
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicerma
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
MUI Desak Polri Klarifikasi Penggerebekan Ponpes Hamala
Legislator PKS Johan Rosihan Dukung Polri Tetapkan 20 K
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini